EKSPOSKALTIM- Kepala BNN Komjen Budi Waseso (Buwas) menyebut seluruh kawasan Indonesia dalam kondisi keadaan darurat narkoba. Dari sejumlah kawasan itu, Kota Medan masuk tiga besar dalam peredaran narkoba jenis sabu, ganja maupun ekstasi.
Seperti dilansir detik.com, pada Minggu,21 Februari 2016 BNN menggerebek dan meringkus 4 pelaku narkoba di poll bus lintas provinsi di Medan. Seorang diantara dari mereka ditembak karena melawan.
Ia pun mengalami luka tembak dibagian perut. Dalam penggerebekan ini, petugas menyita sabu seberat 25 Kilogram, satu unit mobil, sejumlah telepon genggam dan uang tunai Rp 9 juta rupiah.
"Sabu ini masuknya dari Malaysia melalui Dumai lalu dikirim ke Medan," imbuh Buwas.
Buwas pun mengatakan Untuk wilayah Sumut, narkoba jenis sabu kerap datang dari Malaysia. Namun, Berkali-kali juga petugas berhasil menggagalkan upaya peredaran narkoba tersebut.
"(Peredaran narkoba) Medan berada diurutan ketiga. Untuk urutan yang pertama itu Jakarta dan yang kedua adalah Surabaya, Jawa Timur," kata Buwas kepada wartawan usai menggelar rilis pengungkapan narkoba jenis sabu seberat 25 Kg di Medan, Sumut, Senin (22/2/2016) malam.
Selain Malaysia. BNN juga akan terus bekerja sama dengan TNI-Polri untuk memberantas peredaran narkoba.(*)
sumber :detik/jor

