EKSPOSKALTIM.COM, Bontang - Hari pertama masuk kerja usai libur Lebaran 1447 Hijriah dimanfaatkan Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke fasilitas pelayanan publik, salah satunya RSUD Taman Husada, Rabu (25/3/2026) pagi.
Dalam sidak tersebut, Neni memastikan kehadiran aparatur sipil negara (ASN) serta kelancaran pelayanan kepada masyarakat yang mulai kembali beraktivitas pascalibur panjang.
“Saya ingin memastikan proses pelayanan berjalan. Di hari pertama sudah nampak banyak warga yang harus dilayani. ASN sudah bekerja seperti biasa,” ujarnya.
Didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sonny Suwito Adi Cahyono, Sekretaris BKPSDM Hatamuddin, serta Plt Kabag Organisasi Afifah Hanum Adawiyati, Neni meninjau langsung aktivitas pelayanan, mulai dari sistem antrean hingga kehadiran pegawai melalui absensi.
Selain memantau kinerja pegawai, ia juga menyapa langsung pasien yang tengah mengantre di ruang pendaftaran. Neni berbincang dengan warga untuk memastikan pelayanan berjalan dengan baik dan maksimal.
Di hadapan petugas, Neni menegaskan aturan pembagian cuti agar pelayanan tidak terganggu. Ia menyebut, dalam satu unit kerja, maksimal hanya 5 persen pegawai yang diperbolehkan mengambil cuti secara bersamaan.
“Kalau ada 10 petugas, berarti hanya 1 orang saja yang boleh cuti. Ini penting agar pelayanan tetap berjalan optimal,” tegasnya.
Lebih jauh, Neni juga menegaskan bahwa ASN yang tidak disiplin, khususnya yang bolos pada hari pertama kerja, akan dikenakan sanksi sesuai aturan yang berlaku.
“Pasti ada sanksi karena ini sudah ada aturannya,” tuturnya.
Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota juga meninjau ruang perawatan, seperti Ruang Seruni dan Cempaka, serta berinteraksi langsung dengan pasien dan keluarga. Ia turut memberikan doa dan menyerahkan tali asih sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang sedang menjalani perawatan.
Kepada tenaga kesehatan, Neni menekankan pentingnya pelayanan yang ramah, cepat, dan profesional, mengingat sektor kesehatan merupakan layanan dasar yang sangat dibutuhkan masyarakat.
“Pelayanan kesehatan adalah hal yang sangat mendasar. Saya minta seluruh tenaga kesehatan terus meningkatkan kualitas layanan, berikan empati kepada pasien, dan pastikan masyarakat merasa nyaman saat berobat,” pesannya.

