PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Dinkes Kutim Imbau Posyandu Berperan Aktif Cegah Stunting

Home Berita Dinkes Kutim Imbau Posyan ...

Dinkes Kutim Imbau Posyandu Berperan Aktif Cegah Stunting
Petugas Dinas Kesehatan Kutim bagian Program Gizi, Jemy Mende.

EKSPOSKALTIM.com, Kutim - Dinas Kesehatan Kutim (Dinkes) Kutai Timur (Kutim) terus berupaya memberikan sosialisasi agar mencegah terjadinya kegagalan tumbuh kembang anak (Stunting). Untuk itu, peran aktif posyandu memberikan edukasi agar tidak menyebabkan tinggi tubuh anak di bawah rata-rata.

Diakui Jemy Mende petugas Dinas Kesehatan Kutim Bagian Program Gizi, bahwa pihaknya sudah sering kali melakukan sosialisasi ke masyarakat. Pembinaan yang dilakukan juga berlaku pada seluruh kader posyandu sebab mengingat pemantauan perkembangan anak yang dilihat dari penimbangan bulanan.

Baca juga: Dinkes Kutim Temukan 977 Kasus TBC

"Kami berharap semakin bertambahnya pos pelayanan terpadu (Posyandu) di Kecamatan Sangatta Utara, mampu mendeteksi perkembangan tumbuh kembang anak sejak dini. Misalnya deteksi seratus hari hari sejak bayi lahir," ungkapnya, Jumat (2/8/2019)

Saat ini stunting masih menjadi isu yang serius di Kutim. Dijelaskannya, proses tumbuh kembang anak yang mengalami stunting tidak sesuai dengan umur atau kata lain pendek.

Baca juga: Cegah Penderita TBC, Dinkes Kutim Bentuk Tim PPM

"Faktor stunting itu bisa terjadi sejak masa kehamilan, jadi harus memang diperhatikan gizinya dengan kontrol yang teratur. Untuk pemeriksaan, kami menempatkan bidan yang bertugas di tiap-tiap posyandu. Khawatirnya, kehamilan sudah besar terus ada kelalaian yang mengakibatkan pertumbuhan anak menjadi terhambat,” ujarnya

Jemy berharap, dengan adanya posyandu, pemeriksaan kesehatan serta upaya pencegahan stunting di Kutim dapat lebih maksimal kedepan.

"Pola asuh yang kurang pada perilaku dan praktik pemberian makan kepada anak juga menjadi penyebab anak stunting. Apabila ibu tidak memberikan asupan gizi yang cukup dan baik misal kurang nutrisi pada masa kehamilan, akan sangat berpengaruh pada pertumbuhan tubuh dan otak anak," tandasnya. (adv)


Editor : Abdullah
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :