EKSPOSKALTIM, Mahulu – Tidak lama lagi, Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) bakal memiliki SMK negeri. Hal itu disampaikan oleh Kasubbag Umum dan Kepegawaian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Mahulu, Bungai.
Bungai mengatakan, pembangunan SMK negeri sudah dikerjakan sejak 2015. Namun, anggaran minim yang dimiliki Disdikbud Mahulu saat ini, memaksa pembangunan tersebut harus terhenti. Namun, dipastikan pembangunan akan kembali dilanjutkan pada 2018 mendatang.
“Tahun ini (2017) kami enggak punya anggarannya. Namun Bupati (Mahulu) sudah menyetujui pembangunannya bisa dilanjutkan tahun depan (2018). Jadi, mudah-mudahan awal tahun sudah bisa dikerjakan lagi,” katanya kepada Ekspos Kaltim, Selasa (15/8).
Dijelaskannya, satu-satunya SMK negeri ini berlokasi di Kampung Mamahak Besar (Mambes), Kecamatan Long Bagun. SMK tersebut bakal memiliki 12 ruang kelas, berdaya tampung sekira 400 siswa, serta gedung untuk kantor.
Selain itu, untuk menunjang program pelajaran SMK, sekolah ini akan dilengkapi laboratorium serta workshop.
Bukan hanya itu, asrama, rumah dinas guru, aula, perpustakaan, juga bakal dibangun. Digadang-gadang, sekolah ini bakal menjadi sekolah terbesar di Mahulu.
“Saat ini, di Mahulu cuma ada dua SMK. Tapi itu dikelola swasta. Kalau siswa-siswi mau uji kompetensi enggak bisa di situ, mereka harus ke Kubar (Kabupaten Kutai Barat), karena fasilitasnya belum memadai. Jadi, SMK negeri ini sangat penting, karena SMK ini dibuat dengan fasilitas yang mumpuni,” jelasnya.
Ditanya soal dananya, dia memaparkan, pada 2016 pembangunan SMK Negeri itu telah menghabiskan Rp6,9 miliar.
Dengan dana itu, pembangunan SMK Negeri baru berjalan sekira 50 persen, meliputi pembukaan lahan, pembangunan fisik gedung, drainase, serta membayar gaji karyawan bangunan.
Untuk merampungkan SMK tersebut, lanjut Bungai, dibutuhkan dana sekira Rp7,4 miliar. Dana itu akan digunakan untuk pengadaan air dan listrik.
Serta memplester dinding, pemasangan keramik, plafon, pengadaan AC, sanitasi, kusen, jendela, pintu, pengecatan, pengecoran halaman jalan masuk sekolah serta penataan lingkungan sekolah.
“Setiap kelas akan dipasang AC. Semua dana didapat dari APBD Mahulu,” paparnya.
Diterangkan, SMK tersebut akan beroperasi pada tahun ajaran 2019. “Bangunan yang lebih proritas kami targetkan selesai akhir tahun 2018. Kalau asrama, rumah dinas, aula, perpustakaan, itu dibangun di 2019,” tandasnya. (adv)

