EKSPOSKALTIM.com, Bontang - Camat Bontang Barat, Sutrisno mengimbau warganya untuk tidak turun ke sungai saat banjir tiba. Sebab, sungai yang berseberangan Kelurahan Telihan dan Kanaan kerap muncul buaya.
Sutrisno menuturkan, hal itu dilakukan guna menghindari amukan hewan reptil tersebut. Munculnya buaya itu tentu menimbulkan kecemasan terhadap warga yang setiap harinya melakukan aktivitas.
Baca: Rakerda IJTI Kaltim Usung Pilkada Damai 2018
“Tapi saya pribadi belum melihat secara langsung. Menurut laporan, sering muncul dan dilihat warga,” tutur Sutrisno saat ditemui di kantornya, Senin (28/5/2018).
Saat ini, pihaknya belum menemukan cara yang tepat untuk pencegahan buaya tersebut. Akan tetapi, upaya menghindarkan bahaya untuk warganya terus dilakukan.
“Kita selalu larang warga main ke sungai saat banjir. Mungkin saat ini hanya itu yang bisa kita lakukan untuk warga,” ucapnya.
Kendati sejauh ini belum ada korban jiwa yang diakibatkan hewan predator tersebut, Sutrisno menekankan agar warganya tetap waspada.
Baca: Mudik Gratis Bersama Pupuk Kaltim
“Juga jangan diganggu buayanya agar tidak mengamuk atau memangsa warga,” jelasnya.
Menurutnya, munculnya buaya tersebut dikarenakan debit air yang ada di sungai cukup tinggi dan deras ketika banjir datang. Untuk itu, upaya pencegahan banjir ini terus ia lakukan.
“Kami juga sudah melaporkan ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terkait buaya. Karena hewan ini dilindungi,” tambahnya. (Adv)
Tonton video menarik di bawah ini:
VIDEO: Ucapan Ramadhan 1439 Hijriah oleh Kepala BPPD Kutim
ekspos tv

