Nama Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo lama beredar di lingkaran pemburu teroris. Kini, perwira Densus 88 itu dipercaya mengemban jabatan Wakapolda Kalimantan Timur.
EKSPOSKALTIM, Balikpapan - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menunjuk Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo sebagai Wakapolda Kalimantan Timur. Perwira tinggi Polri berpangkat Brigadir Jenderal itu akan mengemban tugas sebagai orang nomor dua di Polda Kaltim.
Penunjukan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Nomor: ST/2781/XII/KEP/2025 tertanggal 15 Desember 2025, yang ditandatangani Kapolri atas nama As SDM Irjen Pol Anwar.
Dalam telegram mutasi itu, Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo menggantikan Brigjen Pol M. Sabilul Alif yang dimutasi sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama TK I Sespim Lemdiklat Polri. Sementara jabatan Wakapolda Riau yang ditinggalkan Adrianto Jossy diisi oleh Brigjen Pol Hengki Hariyadi.
Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan mutasi merupakan bagian dari pembinaan karier dan penyegaran organisasi, sekaligus upaya memperkuat kinerja Polri menghadapi tantangan ke depan.
“Mutasi merupakan hal yang wajar dalam organisasi Polri. Selain sebagai bentuk pembinaan karier, ini juga dilakukan untuk meningkatkan profesionalisme sekaligus optimalisasi pelayanan masyarakat,” ujarnya, dikutip dari Sindo, Kamis (25/12).
Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1992 dari satuan reserse, dengan latar belakang panjang di Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror. Pria kelahiran Purwokerto, Jawa Tengah, 1969 ini dikenal sebagai perwira yang lama berkecimpung dalam operasi pemberantasan terorisme.
Sejumlah jabatan strategis di Densus 88 pernah diembannya, mulai dari Kapolres Banggai, Kasatgaswil Papua Densus 88 Antiteror Polri, hingga Kasatgaswil Sulawesi Tengah Densus 88 Antiteror Polri. Kariernya terus menanjak ketika dipercaya menjabat Kadensus 88 Antiteror Polda Sulawesi Tengah pada 2005.
Keberhasilannya mengungkap dan menindak jaringan terorisme membuat namanya semakin diperhitungkan. Pada periode 2023–2025, ia dipercaya menjabat sebagai Dirtindak Densus 88 Antiteror Polri. Dalam periode tersebut, ia terlibat langsung dalam pengungkapan jaringan teroris yang terhubung dengan kelompok-kelompok radikal di Indonesia.
Setelah lama bertugas di satuan khusus, Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo dipercaya mengisi jabatan Wakapolda Riau pada 2025. Namun, baru beberapa bulan menjabat, ia kembali mendapat penugasan baru sebagai Wakapolda Kaltim.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa Polri berhasil menangkap sebanyak 181 tersangka teroris dalam kurun waktu satu tahun, yakni sepanjang 2023 hingga 2024.


