PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Bangkit dari Defisit, Dewan Kutim Sarankan Genjot Potensi Wisata

Home Berita Bangkit Dari Defisit, Dew ...

Bangkit dari Defisit, Dewan Kutim Sarankan Genjot Potensi Wisata
Anggota Komisi D DPRD Kutim, Herlang Mappatiti. (ist)

EKSPOSKALTIM.com, Sangatta - Defisit yang terus menerus menghantui Kutai Timur (Kutim) sejak 2 tahun belakangan ini, membuat salah satu anggota komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kutim, Herlang Mapatiti menyuarakan pendapatnya. Hal itu dikatakan saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (10/4).

Menurut Herlang, selama ini Kutim terlena akan adanya dana perimbangan keuangan dari pusat. Setelah dana tersebut dipotong ataupun tidak turun, pemerintah daerah pun kelabakan. Kondisi Itu bisa dilihat saat ini yang begitu sangat memprihatinkan.

"Untuk itu, solusinya adalah kita harus menggali potensi yang bisa menjadi pendapatan asli daerah seperti sektor wisata yang harus terus digali untuk menambah penghasilan daerah, supaya ke depannya jika terjadi defisit tidak lagi berdampak ataupun berpengaruh terhadap pembangunan maupun ekonomi kita ke depan," jelas Herlang.

Lebih lanjut Herlang juga menuturkan, untuk mengantisipasi defisit supaya tidak berkelanjutan, pemerintah harus menggenjot pemasukan asli daerah (PAD) terutama dari sektor wisata. Dia mencontohkan seperti daerah yang mempunyai destinasi wisata seperti Bali dan Jogjakarta misalnya, yang pada saat dana perimbangan keuangan tidak turun dari pusat, mereka tidak mengalami defisit, karena PAD tinggi.

"Bali itu cuman punya wisata pantai saja, tapi PAD dari wisatanya tinggi, apalagi kita yang mempunyai gunung scarf, ada hutan wehea, ada air terjun, kita juga punya pantai terpanjang di Indonesia. Jika pemerintah serius menggarap sektor pariwisata untuk menggenjot PAD daerah, saya optimis Kutai Timur tidak lagi mengalami defisit,” pungkasnya. (adv)


Editor : Abdullah
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :