19 Juni 2019
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!
  • MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Raperda RZWP3K Kaltim Diuji Publik


Raperda RZWP3K Kaltim Diuji Publik
Suasana uji publik Raperda RZWP3K di Pendopo Lamin Etam, Samarinda, Rabu (22/5). (EKSPOSKaltim/Muslim)

EKSPOSKALTIM.com, Kutim - Uji publik rancangan peraturan daerah (Raperda) Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (RZWP3K) telah dilakukan, Rabu (22/5) kemarin, di Pendopo Lamin Etam. Uji publik ini sebagai bagian dari proses tahapan menjadi peraturan daerah (Perda) Kaltim, tentang pengembangan zonasi wilayah pesisir pulau-pulau dan kecil.

"Konsultasi publik ini penting agar masyarakat mengetahui apa saja yang akan dilakukan menuju pengembangan zonasi tersebut," kata Plt Sekretaris Pemprov Kaltim, Meiliana.

Baca juga: Aksi Mahasiswa Unjuk Rasa di DPRD Kaltim Sikapi Reformasi

Menurutnya, zonasi wilayah ini diperlukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pengembangan tata ruang di pesisir dan pulau-pulau kecil di Kaltim.

"Kita harapkan Perda tentang zonasi wilayah tersebut dapat mendukung masyarakat di pesisir maupun pulau-pulau kecil, agar tidak terjadi persoalan dikemudian hari, termasuk mengenai kondisi lingkungan kehidupan masyarakat," jelasnya.

Meiliana yakin, ditetapkan perda rencana zonasi ini akan membantu pertumbuhan investasi di Kaltim. Karena itu, diperlukan masukan dan saran terhadap dokumen yang telah dibuat oleh jajaran Dinas Kelautan dan Perikanan Kaltim sehingga bisa segera ditetapkan menjadi Perda oleh DPRD Kaltim.

Dalam diskusi tersebut, masih terdapat perbedaan pandangan dalam mengelola wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil di Kaltim dari titik 0 sampai 12 mill. Utamanya, soal wilayah nelayan dan kawasan industri.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kaltim H Riza Indra Riadi mengatakan konsultasi publik bertujuan menyatukan persepsi, sehingga ditetapkan menjadi Perda di Provinsi Kaltim. Karenanya diperlukan masukkan dan saran sehingga dokumen ini betul-betul baik.

Baca juga: Wagub Ingatkan Perusahaan Bayar THR Tepat Waktu atau Kena Sanksi

"Jujur, penyusunan dokumen ini tidak mudah. Karena, selain memerlukan biaya besar juga pikiran dan waktu oleh berbagai pihak dalam menyusunnya," kata Riza Indra Riadi, Ketua Panitia Khusus Pembahas Raperda RZWP3K Kaltim.

Mursidi Muslim mengatakan, untuk mengejar target penyelesaian maka pihaknya dan kelompok kerja Pemprov Kaltim terus melakukan upaya maksimal.

"Di seluruh pulau Kalimantan hanya Kaltim yang belum selesai. Jadi sebelum periode dewan berakhir raperda tentang RZWP3K diharapkan sudah selesai dan manfaatnya sudah dapat dirasakan oleh semua pihak," kata Mursidi.

Ia meyakinkan, akan menampung seluruh aspirasi semua pihak dari tingkat desa hingga pemerhati lingkungan dalam menyusun draft dokumen tersebut. (*)

Reporter : Muslim Hidayat    Editor : Abdullah

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%


Comments

comments


Komentar: 0