17 Agustus 2019
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!
  • MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Dinsos Kutim: Bantuan Dana PKH Harus Digunakan dengan Tepat


Dinsos Kutim: Bantuan Dana PKH Harus Digunakan dengan Tepat
Koordinator PKH Dinsos Kutim Agustina (pojok kanan) bersama rekan kerjanya.

EKSPOSKALTIM.com, Kutim - Dinas Sosial Kabupaten Kutai Timur mengimbau para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) untuk menggunakan dana PKH-nya dengan tepat.

Pasalnya, menurut Koordinator PKH Dinsos Kutim Agustina, salah satu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) program tersebut pernah menyalahgunakan bantuan dana yang diterimanya. Peruntukannya tidak pada semestinya.

Baca juga: Bariq Ghazala, Peraih Nilai UN 2019 Tertinggi se-Kaltim dari SMA YPK

"Dulu pernah kita temukan KPM menggunakan uang tersebut untuk belanja yang bukan peruntukannya, bahkan kartu ATM PKH digunakan untuk transaksi belanja online, tentu itu sudah melanggar sebagai mana mestinya," ungkapnya, Selasa (14/5/2019).

Ia menegaskan, bantuan dana PKH tersebut harus digunakan sesuai dengan peruntukannya, di antaranya sebagai biaya pendidikan, pembelian kebutuhan gizi, vitamin untuk ibu hamil.

"Yang dimaksudkan, dana tersebut harus digunakan dengan tepat, jika bantuan untuk anak sekolah maka gunakanlah untuk membeli perlengkapan sekolah, jangan sampai KPM ada yang tidak punya seragam dan sepatu," terangnya.

Baca juga: Ukir Sejarah Baru, Awang Ferdian Kembali Melenggang ke Senayan

Kendati demikian, Agustina berharap KPM nantinya dapat mandiri, dengan tidak bergantung pada bantuan secara terus menerus. Dana PKH tersebut, kata dia, dapat digunakan untuk membuka usaha mandiri agar budaya kemiskinan dapat berkurang.

"Di sini harusnya KPM tidak menggantungkan nasibnya pada PKH, setidaknya gunakanlah dana tersebut untuk membuka usaha, agar kemiskinan dapat berkurang, Tingkat kesadaran itu harus ada, jangan selalu terus mengharap bantuan pusat maupun pemerintah," tukasnya.(adv)

Reporter : Fitri    Editor : Abdullah

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%


Comments

comments


Komentar: 0