PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Anggota DPRD Kutim Prihatin dengan Kondisi Warga Karaetan

Home Berita Anggota Dprd Kutim Prihat ...

Anggota DPRD Kutim Prihatin dengan Kondisi Warga Karaetan
Anggota DPRD Kutim Arfan.

EKSPOSKALTIM.com, Kutim - Anggota DPRD Kutim, Arfan, mengaku prihatin terhadap kondisi warga Karaetan, di Bengalon. Pasalnya, pemukiman mereka saat ini telah dikelilingi tambang. Terlebih, mereka masih enggan pindah karena masalah lahan.

“Warga Karaetan saat ini hidup sangat memprihatinkan. Karena pemukiman mereka sudah dikelilingi tambang. Karena itu, kami minta PT KPC, untuk melakukan pendekatan agar mereka mau dipindahkan,” katanya.

Ditambahkan Arfan, akses warga ini akan sulit jika tidak dipindahkan, lantaran lokasi pemukiman mereka sudah dikelilingi tambang, sehingga sukar untuk beraktifitas.

Bahkan untuk membantu warga yang ada di sana, kata dia, juga akan sulit. Sebab, akses ke pemukiman mereka sudah tertutup.

“Karena itu perlu pendekatan khusus, yang tentu harus dilakukan KPC, agar mereka ini bisa pindah ke pemukiman yang lebih layak,” katanya.

Diakui, PT KPC memang telah membuat pemukiman baru bagi warga di sana di Mattiro Wali, namun tentu ada alasan bagi warga sehingga mereka belum mau pindah. Karena itu, masih perlu penyelesaian masalah itu, agar mereka bisa menerima untuk dipindahkan.

“Saya dengarkan karena lahan mereka tidak dibebaskan. Karena itu, kalau perlu, ya dibebaskan saja,” katanya.

Hal serupa dialami warga di Blok Trading, Simpang Tiga Perdau. Dimana sebagian warga sudah dibebaskan lahannya, namun adapula yang belum. Seyogyanya semua diselesaikan, agar tidak ada lagi warga yang tinggal di pemukiman tersebut.

“Sebab yang tinggal disana, pasti akan berdampak akibat aktifitas tambang. Termasuk, masalah air bersih, tidak ada lagi di sana. Sebab, sungai yang mereka gunakan selama ini, sudah kering,” tukasnya.

“Kami buatkan sumur bor, namun karena aktifitas tambang, pipanya putus sehingga air tidak naik lagi. Makanya mereka kini kesulitan, mulai akses jalan, termasuk masalah air, semuanya sulit,” tutupnya.(adv)


Editor : Abdullah
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :