EKSPOSKALTIM.com, Kutim - Wakil Ketua DPRD Kutim Yulianus Palanggeran berharap Pemkab Kutim memperhatikan usulan masyarakat yang ada pada Musrenbang, dan menjadikan itu sebagai skala prioritas dengan menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.
Hal itu diungkapkannya mengingat tahun Pemkab Kutim akan memulai kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) 2020 di setiap kecamatan. Di Kecamatan Sangatta Utara sendiri rencananya akan dilaksanakan di awal Februari.
“Program di Musrembang nanti yang di usulkan harus skala prioritas. Kalau itu boleh kita lakukan, namun harus sesuai dengan kemampuan daerah, dan jangan terlalu dipaksakan,” kata Yulianus, Sabtu (2/2/2019).
Ia membahkan, kondisi keuangan pemkab Kutim selama tiga tahun terakhir, mengalami devisit, sehingga banyak usulan prioritas yang masuk dalam masuk dalam Musrembang tidak dapat dilaksanakan, karena keterbatasan anggaran pemkab Kutim.
“Walaupun pelan, tetapi kita ada kepastian. Dari pada membuat 1001 program, ternyata hanya beberapa saja yang bisa dilakasanakan karena ketidak mampuan keuangan daerah. Ini akan berdampak langsung ke masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut mengatakan, Badai devisit yang melanda Kutim selama tiga tahun, membuat banyak usulan Prioritas dalam Musrembang tidak dapat dilaksanakan. Dan ini harus menjadi perhatian serius pemkab Kutim untuk memperhatikan Keuangan daerah.
“Pemkab Kutim harus hati hati dengan dalam membuat program di tahun 2020 mendatang,” pungkasnya. (adv)

