04 Agustus 2021
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!
  • MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

OPINI: Literasi Mengejar Pengetahuan


OPINI: Literasi Mengejar Pengetahuan
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bontang, Dobi Rizami. (ist)

EKSPOSKALTIM.com - Dalam kehidupan sehari-hari, kita dihadapkan pada fenomena romantika permasalahan, tantangan, bahkan harapan impian wujudkan cita-cita yang akan datang. Jawaban dari setiap permasalahan dan tantangan dalam kehidupan, salah satunya didapat dengan pengetahuan. Pada peresmian Perpustakaan Digital Nasional di Jakarta, Jusuf Kalla mengatakan bahwa pengetahuan didapat melalui membaca, pendidikan, pengalaman dan mendengar.

Pergaulan sosial kehidupan, pertemanan, persahabatan dan kekeluargaan sering kita jumpai pertanyaan tentang hobi. Ada yang mengatakan bahwa hobi mereka kuliner, wisata, olahraga. Namun, relative sedikit yang mengatakan hobi membaca. Bagi sebagian yang masih menempuh pendidikan, membaca sifatnya hanya mencari pengetahuan atas jawaban soal-soal ketika ujian.

Baca juga: Pangdam VI/Mlw Pimpin Sertijab Danrem 101/Ant

Hobi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) yaitu kegemaran, kesenangan istimewa pada waktu senggang bukan pekerjaan utama.

Kini, permasalahan kehidupan yang diperlihatkan dan dapat menjadi renungan antara lain, kemiskinan, ketidakadilan, ketidakmerataan, serta kemajuan bidang industri pengaruh teknologi dan globalisasi sangat dirasakan dalam tatanan kehidupan. Kita akan terlena dan terpesona dengan tontonan permasalahan sosial kehidupan, jika kita tidak bertindak untuk mengejar pengetahuan guna mengatasi permasalahan tersebut.

Kemajuan suatu bangsa tidak terlepaskan dari pengembangan pembangunan Sumber Daya Manusia yang terfokuskan. Kita melihat kemajuan sektor industri oleh negara maju dengan berbagai teknologi, tentunya sangat memberikan kesejahteraan kepada rakyatnya. Kualitas Sumber Daya Manusia tidak dapat dicapai dengan hanya berpangku tangan pada semua lapisan masyarakat. Namun harus dimulai dengan kedisiplinan, kerja keras, dan keuletan mengejar pengetahuan guna menciptakan produk yang bernilai ekonomi untuk kesejahteraan.

Education Development Center (EDC) menyatakan literasi lebih dari sekedar kemampuan baca tulis. Literasi adalah kemampuan individu untuk menggunakan segenap potensi dan keterampilan (skills) yang dimiliki dalam hidupnya. Dengan pemahaman bahwa literasi mencakup kemampuan membaca kata dan membaca dunia.

Dengan pemahaman literasi tersebut, maka saat ini kita harus melakukan tindakan mengejar pengetahuan meningkatkan literasi mulai dari keluarga, pelajar, mahasiswa, serta masyarakat secara umum dengan strategi 5B (Buku Buka Baca Bisa dan Berprestasi). Buku merupakan sumber ilmu pengetahuan agama, sosial budaya, ekonomi, teknologi, dan lain sebagainya. Apabila kita sudah membaca buku yang menjadi sumber pengetahuan, kita akan mendapat energi imajinasi kekuatan untuk menggali potensi yang dapat memberikan suatu prestasi berinovasi berkreasi menjadikan produk yang bernilai ekonomi untuk mewujudkan kesejahteraan.

Baca juga: Madrasah di Balikpapan Berkembang Pesat karena Rutin Curhat

DR.Iris Schwank , Director Of Finnish Literature International Exchange : Belief in Power of Reading to Foster Well Being (Percayalah bahwa dengan membaca kita dapat meraih kesejahteraan).

Founding Fathers kita pecinta buku, bahkan sangat mencintai buku. Putra sulung Bung Karno, Guntur Soekarno Putra menuliskan dalam buku Bung Karno dan Kesayangan sebagai berikut; Kalau saja seluruh harta kekayaan pribadi bapak kita kumpulkan dan diadakan pengelompokan, maka akan terdapat tiga kategori besar “harta kekayaan” bapak yang bernilai sangat tinggi, salah satunya yaitu koleksi buku-bukunya yang jumlahnya mendekati 4 – 5000 buku.

Pandangan tokoh-tokoh tersebut diatas patutlah menjadi renungan kita untuk selalu mengejar pengetahuan, meningkatkan literasi membaca penuh makna berguna untuk semua cita – cita terwujudnya kesejahteraan yang dinanti – nantikan.

Pembangunan proses perjalanan..

Pengetahuan harus didapatkan..

Kerja keras, keuletan, kedisiplinan upaya yang harus dilaksanakan..

Menggapai impian bukan kata tapi fakta…

Penulis: Dobi Rizami (Kepala Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bontang).

Video Terkini EKSPOS TV: Cawapres Sandiaga Uno Silaturahmi ke Bone

ekspos tv

Reporter :     Editor : Abdullah

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%


Comments

comments


Komentar: 0