19 Juni 2019
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!
  • MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Pesta Adat Pelas Tanah 3 dan Pesona Kutai Timur 2018 Resmi Digelar


Pesta Adat Pelas Tanah 3 dan Pesona Kutai Timur 2018 Resmi Digelar
Pemukulan alat musik jimbe oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Kutim Rupiansyah (kiri) bersama Kepala Adat Besar Kutai Sayyid Abdal Nanang Al Hasani (kanan) sebagai tanda bahwa Pesta Adat Pelas Tanah 3 dan Pesona Kutim 2018 resmi digelar. (foto:ist)

EKSPOSKALTIM.com, Sangatta - Pesta Adat Pelas Tanah 3 dan Pesona Kutim 2018 resmi digelar. Pembukan event adat terbesar di Kutim tersebut berlangsung semarak di Taman Bersemi, Sangatta, Kutai Timur, Senin (22/10/2018) malam.

Secara simbolis, pembukaan ditandai dengan pemukulan alat musik jimbe oleh Bupati Kutim yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Rupiansyah, bersama Kepala Adat Besar Kutai Sayyid Abdal Nanang Al Hasani, didampingi ketua panitia Rustam Effendi Lubis.

Dalam sambutannya, Rupiansyah mengatakan pesta adat ini merupakan salah satu kegiatan positif untuk mengangkat potensi-potensi kebudayaan di Kutai Timur sebagai wahana pariwisata masa depan. Oleh sebab itu, pihaknya memberikan apresiasi sebesar besarnya kepada lembaga adat atas pelaksanaan pesta adat tersebut.

Baca juga: Penukaran Kartu GPN di Kaltim Sudah 46 Ribu

"Kami atas nama pemerintah memberikan apresiasi dan mendukung penuh kegiatan ini" kata Irawansyah saat membuka Pesta Adat Pelas Tanah 3 di Taman bersemi, Sangatta, Kutai Timur.

Sementara, Kepala Adat Besar Kutim, Sayyid Abdal Nanang Al Hasani menjelaskan, pesta adat pelas tanah merupakan adat dan budaya yang secara turun temurun rutin dilakukan setiap tahunnya oleh masyarakat Kutai Timur, sebagai bentuk rasa syukur kepada sang pencipta atas rahmat yang telah diberikan.

"Ini adalah budaya kita yang harus terjaga dan terus dilestarikan," jelasnya.

selain menjaga tradisi, kegiatan ini juga merupakan ajang bersilaturrahmi bagi masyarakat Kutim. selain itu, kata dia, pegelaran pesta adat juga berpotensi menarik wisatawan dari luar daerah berkunjung ke Kutim.

"Inilah yang dimaksud peningkatan PAD melalui sektor wisata budaya," ungkapnya.

Ia pun mengapresiasi pemerintah Kutai Timur atas segala upayanya dalam medukung lembaga adat untuk mengsukseskan pelaksanaan pesta adat tersebut.

"Kita maklumi, kondisi keuangan pemerintah saat ini sedang tidak stabil. Tapi kita berharap, pelaksanaan pesta adat di tahun 2019 nanti, pemerintah dapat memberikan batuan anggaran," pintanya.

Baca juga: Gila, Remaja Ini Bagi-bagi Kue Berbahan Abu Mayat Sang Kakek

Abdal Nanang juga mengapresiasi kerja panitia yang telah bekerja maksimal dalam mempersiapkan segala hal untuk mengsukseskan pagelaran tersebut.

Sebelumnya, upacara beluluh yang memiliki makna penyucian diri di gelar di rumah jabatan Bupati Kutim dan Taman Besemi Sangatta. Beluluh dilakukan sebelum melakukan sesuatu, agar seluruh kegiatan yang akan diselenggarakan berlangsung lancar dan sukses. Setelah itu dilanjutkan menyalakan obor brong dan naik tiang ayu.

Sebagai informasi, Pesta Adat Pelas Tanah 3 dan Pesona Kutai Timur 2018 akan digelar sejak tanggal 21 - 28 Oktober. Dan disemarakkan dengan berbagai kegiatan seperti musik dangdut, festival tari nusantara, serta berbagai lomba olah raga tradisional.

Video EKSPOS TV: Masuk Nominasi Penghargaan, Program Detektif Cekatan PT KNI Dinilai Tim CSR Kemensos RI

ekspos tv

Reporter : Maulana    Editor : Abdullah

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%


Comments

comments


Komentar: 0