22 Mei 2019
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!
  • MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Gila, Remaja Ini Bagi-bagi Kue Berbahan Abu Mayat Sang Kakek


Gila, Remaja Ini Bagi-bagi Kue Berbahan Abu Mayat Sang Kakek
Photo Source: Flickr/j-k-mitchell

EKSPOSKALTIM.com- Sebuah kasus yang tidak biasa terjadi di Los Angeles, Negara Bagian California, Amerika Serikat. Seorang remaja putri yang masih bersekolah di sebuah SMA bernama Da Vinci Charter Academy pada Kamis, 4 Oktober 2018 lalu membagi-bagikan kue hasil buatannya sendiri ke teman-teman sekolahnya. Masalahnya adalah kue ini ternyata dibuat dari bahan campuran yang sangat tidak lazim, yakni abu hasil pembakaran jenazah kakek sang remaja putri.

Dilansir dari Los angeles Times, anggota Kepolisian dari wilayah Davis, Paul Doroshov menyebut sebagian besar teman-teman dari remaja ini tak tahu dan terkejut karena mengetahui kue ini memiliki bahan abu jenazah kakek sang remaja putri. Beberapa temannya tahu akan hal ini namun tetap dengan santai memakannya. Pihak kepolisian pun masih mengusut hal ini untuk mengetahui apa motif dan tujuan dari tindakan yang cukup mengherankan ini.

Baca juga: Ditetapkan Tersangka di Polda Jatim, Ahmad Dhani Ngadu ke Mabes Polri

Secara kemanusiaan dan sisi medis, hampir semua orang di dunia ini tentu akan menganggap tindakan sang remaja putri ini sebagai sesuatu yang tidak pantas atau bahkan tidak waras. Selain itu, banyak orang yang mempertanyakan tentang dampak mengonsumsi kue yang sudah dicampur dengan abu dari jenazah manusia. Apakah jika memakannya kita bisa jatuh sakit?

Pakar kesehatan Rolf Halden dari Center for Environmental Health Engineering menyebutkan bahwa meski terlihat menjijikkan dan bisa menyebabkan efek kesehatan, dalam realitanya mengonsumsi abu jenazah sebenarnya tidak akan menyebabkan risiko kesehatan apapun.

Baca juga: APBD-P 2018 Dievaluasi Pusat, Anggaran Pendidikan Belum Capai 20 Persen

“Sebenarnya, proses kremasi atau pembakaran jenazah hanya akan mengubah tubuh manusia menjadi mineral yang dipenuhi oleh kandungan karbon. Karbon sama sekali tidak membahayakan kesehatan, asalkan proses kremasi dilakukan dengan baik. Bahkan, berbagai hal yang dianggap berbahaya seperti adanya penyakit pada jenazah juga akan ikut hilang setelah dikremasi sehingga abu ini juga tidak membawa penyakit apapun,” ungkap Rolf sebagaimana dikutip dari Live Science.

Hanya saja, jika jenazah ternyata pernah menambal giginya atau memakai logam di bagian tubuhnya, bisa jadi abu jenazah ini telah tercemar logam. Jika sampai logam ini tercampur pada makanan atau tertelan, maka dikhawatirkan hal ini akan menyebabkan masalah kesehatan.

Video EKSPOS TV: Masuk Nominasi Penghargaan, Program Detektif Cekatan PT KNI Dinilai Tim CSR Kemensos RI

ekspos tv

Reporter : sumber: doktersehat.com    Editor : Abdullah

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%


Comments

comments


Komentar: 0