27 Februari 2020
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!
  • MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

BERKARIR DI TARUNG DRAJAT, KINI PRIA INI MELATIH SATUAN PENGAMANAN KOTA BONTANG


BERKARIR DI TARUNG DRAJAT, KINI PRIA INI MELATIH SATUAN PENGAMANAN KOTA BONTANG
Kand Mardy beserta Anak dan Istri. (Dok.Istimewa)

EKSPOSKALTIM, Bontang -  Sebelum dinamakan Tarung Derajat, BOXER metode Dradjat adalah satu beladiri yang lahir dari kerasnya Kota Bandung, Kata Boxer sendiri sebetulnya tidak ada kaitannya dengan istilah Boxer apapun juga. Boxer disini adalah nama julukan (AA BOXER) yang melekat pada Sang Guru Haji Achmad Dradjat.

Tarung Drajat ini adalah jenis beladiri agresivitas serangan dalam memukul dan menendang. bantingan, kuncian, dan sapuan kaki, semua termasuk dalam metode pelatihannya yang kerap digunakan para penegak hukum yang ada di Indonesia diantaranya TNI Angkatan Darat, Brigadir Mobil Polisi Republik Indonesia (Brimob Polri), dan penegak hukum lainnya seperti Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan security dengan memakai teknik system pertarungan bebas (AA Boxer).

Pria kelahiran Bontang 17 agustus 27 tahun silam, bernama lengkap Martadinata, menggeluti olahraga ekstrim tersebut sejak 10 tahun silam dan telah melalui beberapa peringkat ataupun suka duka dalam mempelajari hingga meraih prestasi dibidang tarung derajat ini.

Kang Mardy –akrab ia disapa—kini mengabdikan dirinya sebagai Asisten Pelatih di dunia Boxer Petarung atau biasa kita kenal dengan sebutan Tarung Drajat.

 “Kalau bicara soal suka duka sudah pasti ada, dengan berlatih yang serius kita pasti pernah merasakan hal itu apalagi namanya olahraga ekstrim seperti yang saya geluti ini,” terangnya saat ditemui sore tadi selepas latihan di Jalan Awang Long, Bontang Baru, Kecamatan Bontang Selatan bersama rekan seprofesinya di Tarung Drajat yang berdiri di Kota Taman sejak 2006 lalu. Sabtu (11/6/2016).

Lepas dari kisah itu, Kini Suami Reni Jayusman (25) ini menyandang Sabuk Biru Kurata IV dan diangkat menjadi Asisten Pelatih di tim pengamanan lingkup Pemerintah Kota Bontang. Ia menambahkan, saat ini ia dipercaya melatih Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Security Pemkot Bontang dan tak sampai disitu Ayah dari  Izzatunisa Aisyah Zahra (2) juga dipercaya sebagai kandidat menjadi guru utama untuk melatih 150 anggota di GOR Pupuk Kaltim Bontang.

“Seperti kata pepatah bijak, siapa yang menanam dia pula yang akan memetik hasilnya, dan itu yang saya rasakan hingga saat ini. Dari perjuangan saya mengikuti tahapan yang diatur dalam Tarung Drajat kini saya bisa nikmati dengan hasil saya saat ini,”ujar Alumni SMKN 01 Bontang tahun 2007 ini.(*)

Reporter : Ndi    Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%


Comments

comments


Komentar: 0