EKSPOSKALTIM.com- Sungguh malang nasib Andi Suprianto alias Anto (33). Hendak pergi memancing, ia justru tercebur ke laut dan hilang. Warga Kabupaten Nunukan, Kaltara, itu ditemukan dua hari kemudian dalam kondisi tak bernyawa.
Peristiwa naas itu terjadi pada Sabtu (4/11) lalu. Kasi Operasi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Kaltim-Kaltara, Octavianto mengatakan, saat itu, sekira pukul 21.00, Anto berangkat memancing menggunakan perahu bersama empat rekannya. Yakni, Juliyadi Amir (18), Andi Abdulah Malik (27), Aco (22) dan Hendrik Firmanto (19).
Mereka pergi memancing di kawasan perairan Jalan Lingkar, Pulau Nunukan, sekitar 100 meter dari daratan. Merasa lelah dan mengantuk, mereka memutuskan untuk beristirahat, tidur. Namun, Anto memisahkan diri dengan rekan-rekannya. Anto memilih istirahat di atas atap perahu. Sedangkan rekannya, beristirahat di dalam perahu.
“Berdasrkan informasi yang dihimpun, sekitar pukul 04.00, perahunya miring. Saat itu ada suara orang terjatuh,” kata Octa, panggilan akrab Octavianto, Selasa (7/11).
“Suara itu berasal dari atap kapal,” tambahnya.
Mengetahui Anto jatuh ke laut dan hilang, rekan-rekan Anto melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek KSKP Pelabuhan Tunontaka Nunukan dan diteruskan ke Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Kaltim-Katara.
Anto baru diketemukan pada Senin (6/11). Namun nyawanya telah melayang. “Saat ditemukan korban tersangkut di jala rumput laut,” tutupnya.
VIDEO: Pesta Adat Pelas Tanah 2 dan Pesona Kutai Timur 2017 Eps.1
ekspos tv

