PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Buat 4.500 Soal, Ingin Nangis Jika Ingat Deadline

Home Berita Buat 4.500 Soal, Ingin Na ...

Buat 4.500 Soal, Ingin Nangis Jika Ingat Deadline
Selain aktif mengajar Agama Hindu, Adnyani juga aktif sebagai instruktur melakukan yoga. (EKSPOSKaltim/Ndi)

TIDAK sembarang orang bisa menjadi guru agama. Apalagi jika agama tersebut mengandung aneka ragam tradisi, yakni Hindu. 

Saat ini umat Hindu di Kaltim jumlahnya semakin berkembang. Meski demikian, hanya sedikit keberadaaan guru Agama Hindu di sekolah negeri atau swasta.

Mendengar dari namanya saja, tentu sudah bisa ditebak jika wanita kelahiran Singaraja 2 Agustus 30 tahun silam ini berasal dari Bali. Ya, Ni Made Adnyani namanya. 

Meski begitu setengah dari hidupnya ia habiskan di Kota Taman, bukan di Pulau Dewata. Adnyani ialah guru agama Hindu satu-satunya di Kota Bontang bahkan di Kaltim untuk tingkat SMA.  

Saat ini Adnyani aktif mengajar di sebanyak enam SMA Negeri maupun swasta, yakni SMA Negeri 2, SMA Negeri 3, SMK Negeri 1, SMA Vidatra, SMA Monamas, dan SMK Putra Bangsa. 

“Kalau untuk tingkat SD dan SMP banyak juga tapi untuk SMA hanya saya sendiri. Saya rasa yang murni guru Agama Hindu SMA se-Kaltim hanya saya,” beber istri I Wayan Sanbudinatha saat dijumpai siang tadi di kediamannya di Jalan Gajah RR 5 Bontang, Jumat (14/4).  

Sehari-hari menjadi guru agama, ibu dari Bhadrika Sanwani Widya Prathiwi (6) dan Chandrika Sanwani Saraswati (3) ini harus lihai membagi waktu antara keluarga, tugas dan hobi. 

Sejak Januari 2017, ia tengah gencar melakukan bimbingan cerdas cermat Agama Hindu guna persiapan lomba tingkat nasional di Palembang pada Juli 2017 mendatang. “Lelahnya cukup luar biasa karena saya harus buat soal sendiri sebanyak 4.500 butir soal, print sendiri dan siapkan materi sendiri,” ucap dia. 

Meski demikian sekelumit masalah itu tak menyurutkan niatnya. Pasalnya, perempuan berambut pendek ini ingin terus menyalurkan ilmunya untuk generasi masa depan.  

Seperti yang ia buktikan pada waktu libur UN, 10-13 April kemarin. Adnyani sibuk mengarantinakan murid. “Kalau lelah ya sudah pasti. Terkadang saya mau nangis rasanya kalau sudah deadline. Tapi kembali lagi ini jalan saya dan saya harus bertanggung jawab dengan pilihan saya sendiri,” tambahnya dengan senyum khas putri dewatanya. 

Sekedar diketahui, lulusan Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar 2008 yang menyandang status sarjana jurusan keguruan ini juga aktif menjadi instruktur yoga.

Adnyani mengajar ekstrakulikuler yoga di SMA Negeri 1 Bontang sejak 2009. Ia juga membuka kelas yoga umum untuk perempuan karir yang ada di Kota Taman. 


Editor : Fariz Fadhillah
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%50%50%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :