27 September 2022
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!
  • MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

BUAT USAHA TAHU, WANTO BERDAYAKAN WARGA SEKITAR


BUAT USAHA TAHU, WANTO BERDAYAKAN WARGA SEKITAR
Foto Ismail

EKSPOSKALTIM, Bontang- Tahu merupakan produk makanan berbahan baku kedelai yang sudah dikenal sejak lama di Indonesia. Berbeda dengan tempe yang merupakan makanan asli Indonesia, tahu merupakan produk makanan asal China. Sebagaimana produk tempe, tahu juga banyak digemari oleh masyarakat Indonesia karena memiliki cita rasa yang nikmat, bergizi tinggi dan harganya juga terjangkau.

Di Indonesia, tahu sudah menjadi makanan yang sangat familiar dikonsumsi oleh masyarakat kelas bawah maupun kelas atas. Banyak dijumpai di warung-warung sekelas warteg hingga restoran papan atas yang memasukkan tahu sebagai menu masakan yang di sajikan.

Salah satu pembuat tahu skala rumahan, Wanto, yang beralamat di Jalan Letjend Urip Sumoharjo, Kelurahan Bontang Lestari, Kecamatan Bontang Selatan, Jumat (6/5/2016)  menjelaskan, sebelum memproduksi tahu, terlebih dahulu ia memilih kedelai yang tepat untuk dijadikan bahan bakunya.

“Proses pembuatan tahu yang benar adalah memilih kedelai yang sudah kering direndam di air selama 3 jam, lalu di giling dan direbus kedelai tersebut. Setelah itu diperas lalu dicampur dengan air mendidih, dan dibiarkan selama 10 menit terus disaring,” Kata Wanto yang baru sebulan menggeluti usaha ini.

Lanjut wanto menambahkan, Setelah proses penyaringan selesai, baru di letakkan di wadah pencetakan. Namun, diakuinya yang membuat ia bingung hingga sekarang ini,  mengenai permasalahan ampasnya yang belum bisa ia tentukan mau di jual apa diolah lagi.

“Ampas tahu bisa diolah menjadi oncom dan bisa juga menjadi makanan ternak. Penjualan tahu itu semua tergantung musimnya, kalau lagi musimnya rame ya banyak yang mesan. Biasanya yang memesan dari berbagai kalangan, mulai dari pedagang, warga, hingga penjual gorengan. Dan banyak pula yang datang langsung kemari,” imbuhnya.

Sementara itu, untuk proses pekerjanya membutuhkan tenaga 2-6 orang. dan para pekerjanya sendiri, kata dia, warga yang berada di sekitar tempat pembuatan tahu tersebut.

”Dari awal usaha ini, saya mempekerjakan warga sekitar sini, sebanyak 6 orang,” ungkapnya.

Reporter : Ismail    Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%


Comments

comments


Komentar: 0