PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Miris, 50 Persen Sekolah di Hulu Mahakam Rusak Parah, Begini Kondisinya

Home Berita Miris, 50 Persen Sekolah ...

Miris, 50 Persen Sekolah di Hulu Mahakam Rusak Parah, Begini Kondisinya
Salah satu bangunan kelas yang berada di SDN 001 Tiong Bu'uu Kecamatan Long Apari. (Dok)

EKSPOSKALTIM, Mahulu– Mayoritas Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) yang berada di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) kondisinya cukup memprihatinkan karena rusak parah. Umumnya keberadaan bangunan sekolah terbuat dari kayu. 

Di beberapa sudut bangunan dan kelas di SMP Negeri 01 Long Pahangai, misalnya.  Dinding serta lantainya mengalami retak. Pada bagian plafon sudah copot. Beberapa pintu dan daun jendela ruang kelas juga ada yang hilang, entah kemana.

Tak ayal, saat aktivitas belajar mengajar berlangsung, siswa-siswa sering merasa terganggu karena angin juga kerap masuk melalui celah dinding yang berlubang cukup besar. Fasilitas umum seperti WC keadannya juga tak yang dinilai kurang layak pakai, sehingga tak memenuhi aspek kebersihan dan kesehatan. 

Kondisi serupa dengan yang ada di SMP Negeri 1 Kecamatan Laham. Kerusakan fasilitas belajar-mengajar disini tak kalah parah. Mayoritas ruang kelas yang dinding dan atapnya terbuat dari kayu, bolong-bolong. 

 

Aktivitas belajar-mengajar pun kerap dialihkan ke beberapa kelas lain yang tersisa. Pasalnya, salah satu pembangunan ruang kelas tambahan tak kunjung rampung. Hanya pondasi serta atap, sedangkan dinding ruang kelas belum terpasang. Kondisi ini setidaknya bertahan sejak setahun belakangan. 

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Mahulu melihat, selain ketiga sekolah itu, mayoritas sekolah yang ada perlu mendapat perhatian khusus dari pemerintah provinsi.

“Dari sekian banyaknya ruang kelas di setiap sekolah hampir 50 persen kelas yang mengalami kerusakan,” jelas Bungai Kabid Sarana dan Prasarana Disdikbud Mahulu.

Pemkab Mahulu sempat mengupayakan rehabilitasi beberapa bangunan. Namun apa daya, karena ketersedian keuangan yang terbatas, perbaikan kerusakan kelas urung dilakukan.

SD 001 Tiong Bu’u, Kecamatan Long Apari misalnya. Bungai mengatakan kondisinya tak kalah memprihatinkan. Serupa dengan sekolah lainnya yang tersebar di pedalaman Hulu Mahakam. “Sangat mendesak dilakukan rehabilitasi agar kondisi sekolah dapat layak untuk menjalankan aktiiftas belajar mengajar peserta didik,” kata Bungai di temui di kantornya di Jalan Apo Medo Kampung Ujoh Bilang, Kecamatan Long Bagun.

“Pernah saya kesana ada yang jendela, pintu, dan plafonnya berjatuhan. Saya lupa nama-nama sekolahnya intinya masih banyak sekolah di Mahulu ini yang butuh perbaikan," ucap pria berkacamata ini.

Dari data Disdikbud secara keseluruhan, di Mahulu sendiri terdapat total 64 sekolah.
Untuk tingkat SD di Mahulu sendiri, terdapat sebanyak 39 sekolah.

Dari 186 ruangan sekolah, 75 ruangan diantaranya mengalami rusak ringan, dan 18 ruangan lainnya rusak berat. Di tingkat SMP tercatat sebanyak 17 sekolah dengan 52 ruangan rusak ringan, dan 9 rusak berat.

Untuk SMA, dari sebanyak 6 sekolah yang ada, sebanyak 12 ruangan rusak ringan, dan 7 rusak berat. Meski cuma dua sekolah, di Mahulu juga terdapat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Dari hanya 4 ruangan yang tersedia, semuanya mengalami kondisi rusak ringan. 

"Jika ada perbaikan (sekolah) perlu ada secara besar-besaran. Kondisi seperti ini bukan kita sebagai orang tua saja yang terpukul, tapi anak-anak sekolah juga pastinya tidak nyaman belajar," tutupnya. (adv)


Editor : Fariz Fadhillah
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%100%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :