26 November 2020
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!
  • MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Sempat Cekcok dengan Istri Ketiga, Sejak Tiga Hari Tak Terlihat


Sempat Cekcok dengan Istri Ketiga, Sejak Tiga Hari Tak Terlihat
Ketua RT 31 Kelurahan Muara Rapak, M Asyari. (ist)

EKSPOSKALTIM, Balikpapan – Sebelum ditemukan dalam kondisi tak bernyawa bersama anaknya, Rabu (22/2) pagi di kediamannya, Muliadi (55) sempat menceritakan kondisi yang dialaminya kepada Ketua RT 31 Kelurahan Muara Rapak, M Asyari.    

Muliadi, menurut Asyari sempat bercerita tengah terdesak karena istrinya meminta sejumlah uang dan tak dapat menuruti permintaan istrinya tersebut. “Istrinya terlalu banyak tuntutan mas, kemarin Pak Muliadi sempat ngomong kepada saya kalau istrinya meminta uang Rp 1,5 juta,” kata M Asyari kepada awak media.

Sementara pasca penemuan jenazah korban, polisi belum mengetahui keberadaan istri Muliadi yang diketahui berstatus sebagai istri ketiga. Asyari mengatakan jika beberapa hari sebelumnya mereka berdua terlibat cekcok. Lantas setelah itu istrinya memilih meninggalkan rumah. Saat itu juga Asyari tak lagi melihat batang hidung keduanya.

(Berita Terkait: Juragan Angkot dan Anak Tewas Mengenaskan, Pembunuhan atau Bunuh Diri ????)

Baru selang tiga hari kemudian, Asyari diminta menemani salah satu supir angkot yang merupakan anak buah Muliadi menuju kediamannya. “Saya yang diminta bukakan pintu,” tutur Asyari. Kedatangannya pada saat itu hendak menyerahkan uang setoran.  Sejak tiga hari belakangan handpone Muliadi tak dapat dihubungi.

“Pak RT, ini nah sudah tiga hari ini Pak Mul (sapaannya) gak aktif handphonenya. Saya kesana kondisi rumahnya sudah berantakan dan sepi sekali,” tiru Asyari. Dan sesampainnya disana, mereka sempat kaget setelah melihat bercak darah di sekitar pembuangan air AC. Saat Asyari mencoba mengintip melalui sela jendela, sosok Muliadi terlihat berada di atas kasur dengan posisi terlentang pada posisi kaki menggantung di kasur. 

“Darah terlihat tercecer dari pintu masuk hingga didalam ruangan,” kata Asyari. Tak satupun warga sekitar menaruh rasa curiga. Hanya, pada Senin (20/2) lalu, sebagian warga melihat pintu rumah Muliadi sempat terbuka lebar. “Sejak hari minggu sudah gak kelihatan,” jelas pria berkumis itu.

Sementara pasca ditemukan kedua jasad bapak anak ini, polisi akan lebih dulu mengautopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Balikpapan. Polisi juga baru akan merampungkan proses olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan menelusuri keberadaan para saksi di lapangan.

“Kami masih menunggu hasil dari dokter dan selanjutnya akan kita lakukan autopsi agar mengetahui apakan korban dibunuh atau bunuh diri. Kalau hasilnya sudah keluar baru kita bisa informasikan penyebab kematian kedua korban,” ujar Kapolres Balikpapan AKBP Jeffri Dian Juniarta seusai meninjau langsung lokasi penemuan jasad.Untuk sementara beberapa saksi mata masih diamankan di Mapolres Balikpapan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Reporter : Ismail    Editor : Fariz Fadhillah

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%


Comments

comments


Komentar: 0