EKSPOSKALTIM, Bontang - Sebanyak 472 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup Pemerintahan Kota Bontang, akhirnya resmi dilantik dan dikukuhkan Wali Kota Bontang. Pelantikan itu dilakukan di Gedung Auditorium Kantor Wali Kota Bontang, Kelurahan Bontang Lestari, Kecamatan Bontang Selatan, Jumat (30/12/2016).
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengatakan, mutasi dilakukan karena adanya perubahan pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dan rotasi jabatan dilakukan mulai dari eselon IV hingga II.
“Totalnya 502 pegawai yang akan dirombak. Tapi tidak semua dilantik hari ini,” ungkapnya.
Dijelaskan, dalam struktur perangkat daerah baru, terjadi pengurangan dan peleburan dinas. Sebelum Perda OPD disahkan terdapat 47 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), kemudian menyusut menjadi 25 SKPD. Selain itu, posisi jabatan pun berkurang dari 565 menjadi 502 jabatan.
Perda ini mengatur Susunan perangkat daerah Bontang sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah (PP) nomor 18 tahun 2016 tentang Perangkat Daerah.
“Memang efektifnya, 1 Januari pejabat baru mulai melaksanakan tugasnya, makanya kita lakukan mutasi sebelum tanggal 1 Januari,” terangnya.
Wali Kota pun mengatakan, mutasi yang bagian dari penyegaran di kalangan pegawai ini juga diharapkan bisa meningkatkan kualitas kinerja para pegawai.
Apalagi kata Neni, mereka yang menempati posisi baru telah melalui tahapan yang Profesional, dengan seleksi ketat melalui uji kompetensi atau assessment yang dilakukan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Bontang beberapa waktu lalu.
“Perubahan ini bukan berdasarkan suka atau tidak,” ujarnya.
Dia juga mengatakan, pegawai yang diberikan amanah dengan posisi barunya, dapat bekerja dengan maksimal. ”Pesan saya jangan matikan hape selama 24 jam. Karena pegawai tugasnya adalah melayani masyarakat,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Neni juga berharap, penyegaran pegawai ini bisa berdampak positif kepada kinerja pegawai. Apalagi kata dia, saat ini tantangan terbesar para pegawai adalah bekerja di tengah badai anggaran.
“Saat ini kondisi keuangan tidak baik, saya mau pegawai cerdas dan ikhlas bekerja. Karena jabatan itu hanya amanah,” pungkasnya.

