EKSPOSKALTIM, Banjarmasin – Persiba Balikpapan sukses memberikan kejutan dengan menahan imbang tuan rumah PS Barito Putera dalam laga dramatis pekan ke-25 Pegadaian Championship, Sabtu (18/4/2026) malam. Duel sengit di Stadion 17 Mei ini berakhir dengan skor 3-3, sekaligus menggagalkan ambisi Laskar Antasari untuk mengudeta puncak klasemen Grup 2.
Persiba tampil agresif sejak peluit awal. Skuad Beruang Madu unggul lebih dulu melalui Dwi Geno Nofiansyah pada menit ke-20. Meski Barito sempat membalikkan keadaan lewat gol Alexsandro (43') dan Fabiano Beltrame (45+5'), Persiba bangkit di babak kedua melalui sontekan Isfandyar (47') dan aksi striker asal Jepang, Takumu Nishihara (79'). Sayang, kemenangan Persiba yang sudah di depan mata sirna setelah Renan Alves mencetak gol penyeimbang di masa injury time babak kedua.
Pelatih Persiba Balikpapan, Leonard Tupamahu, memberikan apresiasi tinggi atas perjuangan anak asuhnya yang tampil militan. Namun, ia juga memberikan kritik pedas terhadap kepemimpinan wasit di lapangan.
"Saya apresiasi pemain yang berjuang habis-habisan. Kita tahu sulitnya meraih kemenangan dengan cara normal. Saya sudah pesan ke pemain, kita harus siap bermain melawan 12, 13, hingga 14 orang di lapangan. Ini wajah sepak bola kita. Saya sadar konsekuensi bicara seperti ini, tapi saya harap pengadil bisa lebih baik lagi," ujar Leonard dalam sesi konferensi pers usai laga.
Meski menyayangkan hasil imbang di menit akhir, Leonard melihat adanya sinyal positif terkait produktivitas timnya. "Masalah ketajaman yang selama ini kami alami berhasil pecah dengan tiga gol ke gawang Barito. Sayangnya, pertahanan kami sedikit lengah dan dihukum melalui set piece lawan yang memang kuat di situ," tambahnya.
Leonard juga mengungkapkan bahwa keberhasilan meredam skema Barito tak lepas dari masukan pemain senior, Gunawan Dwi Cahyo, yang memahami karakter pelatih Barito, Stefano Cugurra. "Keberadaan Gunawan yang pernah bekerja sama dengan Coach Teco menjadi keuntungan bagi kami untuk memetakan kekurangan lawan," ungkapnya.
Hasil imbang ini membuat Barito Putera (49 poin) tertahan di peringkat kedua, gagal menggeser Persipura Jayapura (50 poin) dari puncak klasemen. Sementara bagi Persiba, tambahan satu poin ini membuat mereka tetap di peringkat ke-9 dengan 18 poin, terpaut dua angka dari PSIS Semarang di zona aman.
Selanjutnya, Persiba diwajibkan menyapu bersih poin di dua laga sisa, yakni laga kandang melawan PSS Sleman (26/4) dan laga tandang kontra Deltras FC (2/5), demi menjaga asa bertahan di kasta kedua musim depan.


