EKSPOSKALTIM.COM, Bontang - Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni bersama Wakil Wali Kota Agus Haris melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga bahan pokok di sejumlah pasar, Selasa (17/3/2026).
Sidak dilakukan di Pasar Taman Telihan, Bontang Barat, dan Pasar Taman Citra Loktuan, Bontang Utara. Sementara Pasar Tamrin (Taman Rawa Indah) di Bontang Selatan telah lebih dulu ditinjau pada pekan sebelumnya.
Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota dan Wakil Wali Kota tidak hanya memantau harga, tetapi juga berdialog langsung dengan para pedagang untuk mengetahui kondisi pasokan dan daya beli masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.
Turut mendampingi dalam kegiatan ini, Pj Sekda Akhmad Suharto, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sonny Suwito Adi Cahyono, Kepala DKP3 Achmad Aznem, Kepala DPUMPP Eko Arisandi, Lurah Telihan M. Cholid Hanafi, serta Ketua Komite I DPD RI Andi Sofyan Hasdam.
Dari hasil pemantauan di lapangan, harga kebutuhan pokok terpantau relatif stabil sejak awal Ramadan hingga menjelang Idulfitri. Sejumlah komoditas utama masih berada dalam kisaran harga yang dapat dijangkau masyarakat.
Beberapa di antaranya, beras medium sekitar Rp15.400 per kilogram, beras premium Rp16.100 per kilogram, gula pasir Rp18.000-Rp19.000 per kilogram, serta minyak goreng kemasan Rp24.000-Rp26.000 per liter.
Untuk komoditas protein, daging sapi berada di kisaran Rp160.000 per kilogram, daging ayam sekitar Rp58.000 per ekor, dan telur ayam Rp2.000-Rp2.400 per butir atau sekitar Rp60.000 per piring.
Sementara itu, harga cabai berada pada kisaran Rp90.000-Rp100.000 per kilogram, bawang merah Rp45.000-Rp50.000 per kilogram, serta bawang putih Rp40.000-Rp45.000 per kilogram.
Usai sidak, Neni memastikan tidak ditemukan lonjakan harga yang signifikan di lapangan.
“Masalah harga ada kenaikan tapi tidak signifikan,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi tersebut didukung oleh kelancaran distribusi serta ketersediaan stok bahan pokok yang masih mencukupi di pasaran.
Pemerintah Kota Bontang juga terus melakukan intervensi melalui program Gerakan Pangan Murah, yang menyediakan sejumlah komoditas dengan harga lebih rendah, seperti beras SPHP sekitar Rp60 ribu per 5 kilogram dan gula pasir Rp17.900 per kilogram.
Pemkot Bontang memprediksi stabilitas harga ini akan terus terjaga hingga Hari Raya Idulfitri. Meski demikian, pengawasan akan tetap diperketat untuk mencegah potensi penimbunan maupun lonjakan harga yang tidak wajar.
Melalui langkah ini, pemerintah berharap masyarakat dapat menjalani Ramadan dan menyambut Lebaran dengan lebih tenang tanpa kekhawatiran terhadap harga kebutuhan pokok.

