PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Baru 12 Persen Warga Kaltim Kuliah, Gubernur: Gratispol!

Home Berita Baru 12 Persen Warga Kalt ...

Baru 12 Persen Warga Kaltim Kuliah, Gubernur: Gratispol!
Gubernur Kaltim Rudy Masud. Foto: Antara

EKSPOSKALTIM, Samarinda – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud menegaskan pendidikan adalah kunci utama memutus rantai kemiskinan. Untuk itu, ia mengandalkan program unggulannya, "Gratis Pol".

Sebab, program Gubernur Rudy ini salah satunya membebaskan biaya kuliah tunggal (UKT) dari jenjang S1 hingga S3 bagi warga Kalimantan Timur. “Pendidikan adalah jalan terbaik untuk mengakhiri kemiskinan dan kebodohan,” Rudy saat memberikan pidato di hadapan para wisudawan, orang tua, dan civitas akademika Universitas Mulawarman (Unmul), Sabtu (12/4).

Kata dia, saat ini baru sekitar 12 persen masyarakat Kaltim yang mengenyam pendidikan tinggi. Lewat program "Gratis Pol", Rudy berkomitmen memberikan akses pendidikan seluas-luasnya agar anak-anak Kaltim tak lagi terkendala biaya. "Para intelektual muda yang hadir hari ini adalah kebanggaan kami. Ke depan, generasi emas Kalimantan Timur harus disiapkan secara matang. Dan untuk itu, kami tak boleh gagal," tegasnya.

Rudy turut menyinggung realita sulitnya menyelesaikan pendidikan tinggi. Banyak mahasiswa yang harus berhenti di tengah jalan karena kendala ekonomi. Ia pun mengingat kembali pengalamannya semasa kuliah di 1999, ketika banyak rekannya tidak mampu menamatkan studi. Meski, tanpa hambatan akademik yang berarti.

“Pendidikan adalah prioritas kami,” tegasnya, seperti dikutip dari AntaraDalam pidatonya, Rudy pun mengutip tiga kewajiban utama terhadap ilmu pengetahuan: mencarinya sepanjang hayat, mengamalkannya agar bermanfaat, dan menyampaikannya agar menjadi syafaat.

Sebagai alumni Unmul dengan latar belakang pendidikan ekonomi hingga jenjang doktoral, Rudy memahami kondisi perekonomian Kalimantan Timur. Ia mengingatkan bahwa kekayaan sumber daya alam di daerah ini tidak akan berarti tanpa sumber daya manusia yang berkualitas.

“Kaltim adalah masa depan Ibu Kota Nusantara. Kita butuh generasi yang tidak hanya ikut serta, tapi jadi pemain utama di tanahnya sendiri,” katanya. Sebagai bentuk konkret dukungan pendidikan, katadia, Pemprov Kaltim juga menyiapkan berbagai fasilitas penunjang. Di antaranya asrama mahasiswa berkapasitas 500 tempat tidur bagi mahasiswa Unmul.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :