08 Agustus 2022
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!
  • MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Dishub Bontang Canangkan WBK dan WBBM, Wali Kota Basri Ingatkan Tugas ASN


Dishub Bontang Canangkan WBK dan WBBM, Wali Kota Basri Ingatkan Tugas ASN
Kepala Dishub Bontang Akhmad Suharto (tiga dari kiri) menandatangani pencanangan WBK dan WBBM dengan disaksikan Asisten III Pemkot Bontang Sarifah Nurul Hidayah (kiri). (EKSPOSKaltim/Asep)

EKSPOSKALTIM.COM, Bontang - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bontang melakukan pencanangan pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Selasa (2/8/2022).

Penandatanganan komitmen menuju WBK dan WBBM dilakukan di Kantor Dishub Bontang, Gedung Pelabuhan Loktuan, dan disaksikan Asisten Administrasi Umum Kota Bontang, Sarifah Nurul Hidayah, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat, Dasuki, perwakilan akademisi, serta undangan lainnya.

Asisten III Pemkot Bontang, Sarifah Nurul Hidayah memberikan apresiasi kepada jajaran Dishub Bontang, atas pelaksanaan pencangan WBK dan WBBM ini. Nurul meminta seluruh ASN di lingkungan Dishub Bontang agar dapat menjaga komitmen dan integritas guna mewujudkan wilayah bebas korupsi, dan wilayah birokrasi bersih melayani.

"Sebagai salah satu dinas yang melaksanakan fungsi penunjang pemerintah di bidang perhubungan, sudah sepatutnya meningkatkan pelayanan dan perbaikan di bidang perhubungan, untuk mengoptimalkan kinerja dan menghindari perbuatan yang menyimpang demi terwujudnya Kota Bontang yang lebih hebat dan beradab," ucap Nurul saat membacakan sambutan Wali Kota Bontang, Basri Rase.

Lebih lanjut ia menambahkan, pembangunan zona integritas merupakan salah satu bentuk implementasi reformasi birokrasi yang bertujuan untuk melakukan penataan sistem pemerintahan yang baik, efektif, efisien serta akuntabel, sehingga pelayanan kepada masyarakat bisa tercermin melaui pemerintahan yang bersih bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), meningkatnya pelayanan publik kepada masyarakat, serta meningkatnya kapasitas dan akuntabilitas kinerja birokrasi.

"Saya mohon jadikan sasaran utama ini sebagai sasaran yang harus diwujudkan," pintanya.

Nurul menyebut, Dishub mejadi organisnasi perangkat daerah (OPD) ke-24 di lingkungan Pemkot Bontang yang telah mencangan WBK dan WBBM dari 31 OPD yang ada. Ia berharap dalam bulan ini, semua OPD tuntas mencanangkan WBK dan WBBM.

Nurul kembali mengingatkan agar pencanangan WBK dan WBBm ini dilaksanakan dengan sungguh-sungguh, pasalnya Dishub merupakan salah satu OPD yang berpotensi bersinggungan dengan gratifikasi, KKN, serta benturan kepentingan baik dari dalam maupun dari luar. 

"Dengan pencanangan ini diharapkan dapat menjadi benteng dan pelindung bagi segenap pegawai Dishub dari perilaku KKN serta membangun integritas unggul pada diri masing-masing personel, dalam rangka mencapai tujuan reformasi birokrasi yaitu pemerintahan yang baik dan bersih," tuturnya.

Nurul mengajak kepada suluruh ASN di lingkungan Pemkot Bontang agar dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat Kota Bontang, karena pada dasarnya ASN merupakan pelayan masyarakat, dan bukan sebaliknya.

"Setiap ASN harus memberikan pelayanan yang terbaik dan maksimal, dengan tujuan agar masyarakat bisa mendapatkan kepuasan atas pelayanan yang dilakukan," ujarnya.(adv)

Reporter : Asep Suhendar    Editor : Abdullah

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%


Comments

comments


Komentar: 0