EKSPOSKALTIM.COM, Bontang - Menyambut peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia yang jatuh pada 26 September 2020 mendatang, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) Bontang melakukan sejumlah persiapan.
Mengingat, Hari Kontrasepsi Sedunia ini merupakan momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan penggunaan kontrasepsi, dan mengupayakan generasi muda untuk mendapatkan informasi tentang kesehatan reproduksi dan kesehatan seksual.
Baca juga: Hore, Perjalanan Keluar Kota Tak Mesti Rapid Tes
Kepala (DPPKB) Bontang Bakhtiar Mabe mengatakan, menyambut hari itu, pihaknya sudah melakukan beberapa rapat koordinasi bersama mitra terkait pelayanan yang diberikan dalam peringatan itu. Bukan itu saja, pihaknya juga melibatkan seluruh faskes yang ada di Bontang untuk menyukseskan kegiatan tersebut.
“Berapa waktu lalu, kita sudah rapat untuk persiapan pelayanan. Khususnya pelayanan Metode KB Jangka Panjang (MKJP),” terangnya saat dihubungi, Rabu (9/9/2020) sore.
Dengan hasil rapat yang ada, pihaknya akan menindaklajuti terkait apa saja yang dilakukan dalam peringatan itu. Bahkan mulai 18 Agustus sampai 19 September pihaknya sudah melakukan pelayanan gratis.
Baca juga: Disdikbub Bontang Sambut Antusias Bantuan Kuota Internet Gratis Kemendikbud
“Berbekal dari pengalaman yang ada pada waktu mencari sejuta aseptor, Bontang mendapatkan 200 persen, dan itu melebihi dari target yang ada,” imbuhnya.
Dirinya pun berharap, dengan persiapan yang matang, bisa mencapai target 300 MKJP dalam rangka peringatan hari kontrasepsi ini. Sehingga Bontang kembali yang terbaik dalam rangka pelayanan sejuta Aseptor.
“Dan ini sudah terjadi, satu-satunya di Kaltim yang mencapai 200 persen aseptor. Mudahan capaian itu bisa diraih kembali, dan Bontang kembali mendapatkan penghargaan,” harapnya. (adv)

