EKSPOSKALTIM, Bontang- Ditetapkan sebagai Kota Industri, tentunya menjadi berkah tersendiri bagi seluruh masyarakat di Kota Bontang. Khususnya di bulan suci Ramadan ini, perusahaan yang ada di Kota Taman secara bergantian memberikan bantuan berbentuk sembilan bahan pokok (Sembakok) kepada masyarakat yang termasuk sebagai Rumah Tangga Miskin (RTM).
Setelah PT Pupuk Kaltim, Kamis (30/6) kemarin giliran PT Pertamina dan PT Badak LNG melalui program Spritual Marketing Rahmatan Lil Alamin memberikan bantuan 1000 paket Sembako kepada RTM, di tiga kelurahan di Kecamatan Bontang Selatan yaitu Kelurahan Gunung Telihan, Kanan dan Kelurahan Bontang Lestari.
Hadir sekaligus menyaksikan Pemberian Sembako di halaman Kantor Kelurahan Gunung Telihan ini adalah Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, Wakil Wali Kota Bontang Basri Rase, anggota DPRD Kota Bontang, Comunication and Relation Area Manager Kalimantan PT Pertamina MOR VI Dian Hapsari, Pjs Director COO Badak LNG Gitut Yuliskar, unsur FKPD serta kepala SKPD dilingkungan Pemkot Bontang.
Dalam sambutannya, Wali Kota Neni Moerniaeni mengharapkan apa yang telah dilakukan oleh PT Pertamina dan PT Badak menjadi motivasi bagi seluruh perusahaan di Kota Bontang. Selain itu menurut Neni, pemberian 1000 paket Sembako ini tentunya merupakan berkah tersendiri untuk RTM di Bontang, apa lagi pemberian sembako ini pastinya akan meringankan beban masyarakat khususnya dalam menghadapi perayaan Hari Raya Idul Fitri.
“Sebenarnya sangat wajar masyarakat masyarakat mendapatkan bantuan 1000 pake Sembako ini, mengingat Bontang merupakan kota pengelolah Migas dimana penjualan Migas ini mejadi sumber devisa terbesar untuk negara kita. Maka dari itu, saya mengajak seluruh lapisan masyarakat agar memberikan dukungan dan doanya agar Pertamina dan PT Badak bisa terus beroperasi dengan maksimal sehingga program CSR-nya terus dirasakan oleh masyarakat,” ungkapnya.
Selanjutnya Neni Moerniaeni mengharapkan usaha yang dilakukan Pemkot Bontang dan Pertamina serta PT Badak yang tergabung dalam Tim Percepatan Pembangunan Kilang Minyak Bontang bisa segera terwujud, karena Kilang Minyak ini memiliki multy player effec untuk pembangunan dan mensejahterakan masyarakat Bontang.
“Selain itu, Insya Allah tahun depan kita kembali akan mendapat sambungan jaringan gas kerumah warga untuk dua kelurahan, serta akan ada pembangunan dua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG). Ini menunjukkan bahwa Kota Bontang menjadi Kota Industri yang ramah lingkungan,” jelasnya.
Sementara itu, Dian Hapsari menambahkan bahwa sebagai perusahaan yang bergerak dibidang energi, Pertamina tidak hanya berorientasi pada bisnis maupun operasional kilang semata, akan tetapi juga tetap menjalankan fungsi sosialnya dengan memberikan bantuan kepada masyarakat di Indonesia termasuk di Kota Bontang. (*)

