EKSPOSKALTIM.com, Bontang - Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengimbau warga Bontang untuk tidak takut dengan kondisi Bontang pasca migas. Hal itu disampaikannya saat memberi sambutan pada agenda Pelantikan LPADK-KU.
"Kendatipun pemerintah pusat menetapkan Bontang menjadi kota gas dan kondensat Tidak usah takut Kota Bontang akan mati seperti kota lainnya kendatipun gas sudah tidak ada lagi,"tegasnya.
Menurut Neni, meski pasokan gas akan habis, namun masih banyak infrastruktur yang dibangun lebih besar lagi. "Saya baru saya berkoordinasi dengan pihak Pertamina yang akan membangun kilang di kota Bontang,"ujarnya
Dia menyebutkan, walaupun Bontang, tidak punya ladang minyak dan gas, akan tetapi Bontang mampu untuk memasok sumberdaya lainnya.
"Tidak semua kota dilirik oleh investor melakukan investasi membangun kilang minyak senilai 400 triliun, Bontang tidak kalah dengan Singapura. Ini industri hilir yang luar biasa yang kita perjuangkan," ujarnya.
Dikatakan, pemerintah kota Bontang, berupaya keras untuk terus melakukan inovasi dengan menciptakan program bagaimana semua dinikmati seluruh warga kota Bontang.
"Di depan Mahasiswa LNG, saya mengatakan tidak usah takut, Bontang tidak akan pernah mati, karena Bontang dibangun dari perbedaan dari Sabang-Merauke," ujarnya.
Ia berharap agar warga kota Bontang,terus berkarya dan berkontribusi bersama pemerintah, untuk terus menjaga harmoni dan toleransi.
"Perbedaan menjadikan kita sebuah kota yang harmoni dan toleransi, Sehingga program pemerintah kota Bontang dapat berjalan dengan baik biarlah prestasi yang berbicara,"tutup nya. (Adv)

