EKSPOSKALTIM.com, Bone - Kepolisian Resort (Polres Bone) siap mengamankan Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.
Sekitar 623 personil akan diterjunkan untuk mengamankan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di 27 kecamatan Kabupaten Bone.
Baca juga: Tiga Tahun, Bone Miliki 82 Kampung KB
“Jadi yang dikerahkan itu sepertiga dari kekuatan (Polres Bone). Kita kan di sini hampir 900 personel,” kata Kapolres Bone AKBP Muhammad Kadarislam Kasim, belum lama ini, Kamis (6/1/2019).
Dijelaskan, pola pengamanan yang dilakukan yakni 4 TPS 1 polisi untuk kategori daerah aman. Untuk kategori daerah rawan 1, 1 polisi untuk 2 TPS.
“Di sini yang ada cuman kategori rawan 1, tidak ada rawan 2,” pungkasnya.
Daerah rawan 1 yang dimaksud, kata Kapolres, yakni berada di tempat yang jauh, terpencil dan memiliki akses jalan yang sulit ditempuh.
“Aksesnya melalui perahu atau jalan-jalan pelosok yang susah dilewati,” terangnya.
Dalam melakukan pengamanan di TPS, Kadarislam menekankan personel untuk senantiasa menjaga netralitas.
Baca juga: Tahun Politik 2019, Kapolres Bone Imbau Masyarakat Antisipasi Hoax
Kata dia, seorang anggota Polri tidak boleh memengaruhi masyarakat yang akan memberikan hak suaranya.
“Tetap netralitas harus dijunjung tinggi,” imbaunya.
Untuk diketahui, jumlah TPS untuk Pemilu 2019 di Kabupaten Bone mengalami penambahan dibanding Pemilu 2018 lalu, dari 1.523 menjadi 2.234 TPS.
TPS tersebut tersebar di 372 Desa/Kelurahan dari 27 Kecamatan yang ada di Kabupaten Bone.
Video Terkini EKSPOS TV: Empat Pejabat Utama Polres Bone Bergeser
ekspos tv

