14 Desember 2018
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!
  • MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Musim Penghujan, Camat Bontang Utara Ajak Warga Antisipisi DBD


Musim Penghujan, Camat Bontang Utara Ajak Warga Antisipisi DBD
ilustrasi. (foto:int)

EKSPOSKALTIM.com, Bontang - Musim hujan telah tiba, berbagai ancaman penyakit mengintai masyakat. Tidak ingin kecelongan dari tahun sebelumnya, Camat Bontang Utara Zammy Hasz mengimbau warganya agar tetap menjaga lingkungan, baik rumah maupun masyarakat.

"Menjelang akhir tahun 2018 dan awal tahun 2019, fase penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) sedang tinggi, jadi kita semua harus waspada," ujarnya, saat ditemui belum lama ini.

Baca juga: Produta 2019 Meningkat, Warga Boleh Usulkan Barang dan Pengerjaan Fisik

Di tahun sebelumnya, kata dia, rumah sakit sampai kewalahan menangani pasien DBD. Bahkan beberapa di antara pasien tersebut meninggal dunia.

"Musim penghujan tiba memang DBD meningkat. Kita tahu Bontang merupakan kota edemik, maka penyeberan DBD lebih mudah," ungkapnya.

Guna mengantisipasi hal itu, kerja bakti di lingkungan masyarakat harus terus digalakkan. Bersihnya lingkungan akan mempengaruhi kembang biak nyamuk Aedes Aegypti.

Kendati fogging juga perlu diperlukan, namun kurang efektif dikarenakan telur nyamuk tetap akan menjadi nyamuk walau setelah fogging.

Baca juga: Pengurus KPID Kaltim 2018-2021, Komisi I Masih Rahasiakan 7 Nama Terpilih

Kata dia, fogging hanya mengantisipasi sementara. Jentik akan tetap hidup dalam air bersih.

"Fogging hanya mematikan nyamuk dewasa, namun jentik akan tetap hidup di genangan air," terangnya.

Ia pun mengimbau agar warganya selalu membersihkan genangan air pada parit - parit yang tersumbat. Kemudian setiap RT rutin melakukan kerja bakti di wilayahnya.

"Kelurahan harus menggerakkan kembali kerja bakti di masyarakatnya," tutupnya. (Adv)

Video Terkini EKSPOS TV: Sekilas Profil Kesehatan Kota Bontang

ekspos tv

Reporter : Endar    Editor : Abdullah

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%


Comments

comments


Komentar: 0