15 November 2018
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!
  • MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

R-APBD Kaltim 2019 Diproyeksikan Capai Rp 10,4 Triliun


R-APBD Kaltim 2019 Diproyeksikan Capai Rp 10,4 Triliun
Ketua DPRD Kaltim, HM Syahrun. (EKSPOSKaltim/Muslim)

EKSPOSKALTIM.com, Samarinda - Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kaltim dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) tengah menyusun Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (R-APBD) Kaltim tahun anggaran 2019.

"Rancangan APBD 2019 kita target Rp10,475 triliun," kata Ketua DPRD Kaltim HM Syahrun, Rabu (7/11).

Alung-sapaan akrabnya- menjelaskan, dalam R-APBD 2019 nanti Banggar dan TAPD sepakat untuk memprioritaskan pembangunan di bidang pendidikan dan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM).

Baca juga: Baharuddin Demmu Siap Perjuangkan Aspirasi Rakyat Kutai Kartanegara

Bahkan, sektor pendidikan akan dipirioritaskan lebih di atas dari 20 persen. Tidak seperti APBD 2018 yang kurang dari 20 persen karena harus membayar utang proyek Multi Years Contract (MYC).

"Karena peningkatan berdasarkan SDM, tentu melalui pendidikan dan kesehatan yang paling utama dalam penganggaran nanti. Pendidikan sudah kita penuhi 20 persen bahkan lebih. Intinya Kami ingin selaraskan visi dan misi gubernur dengan belanja APBD kita," ujarnya.

Alung menyatakan, saat ini Banggar dan TAPD masih terus mengggodok anggaran yang proritas. “Anggaran kita sebenarnya kurang. Kalau semua usulan kita akomodir. Tentu yang akan kita akomodir yang proritas, seperti kepentingan rakyat terkait pertumbuhan ekonomi kerakyatan," sebut Alung.

Alung menargetkan pengesahan APBD murni 2019 tersebut ditarget rampung pada Nopember 2018 ini. "Kalau kalau lewat bulan ini kita bisa kena saksi. Jadi kita optimis bulan ini APBD Murni 2019 disahkan," tegasnya.

Baca juga: Orang Gila Marak Berkeliaran, Dinsos Bontang Minta Semua Instansi Terkait Bersinergi

Anggota Banggar DPRD Kaltim, Muspandi menambahkan, saat ini memang baru tahap awal pembahasan APBD 2019 karena sedikit berbeda dengan pembahasan sebelumnya. Banggar dan TAPD, kata dia, harus mensingkronkan Kebiajakan Umum Anggaran (KUA) Plafon Prioritas Anggaran Sementara (PPAS) dengan visi dan misi Isran-Hadi.

"Kita harus sesuaikan lagi dengan visi dan misi gubernur terpilih. Kita rombak lagi KUA PPAS karena tidak sama seperti tahun lalu pastinya," ungkap Politisi PAN ini.

Ia memastikan, dalam pos anggaran APBD 2019 nantinya tidak akan lagi terbebani oleh proyek -proyek besar. "Kita patut bersyukur juga tidak ada lagi MYC, jadi beban anggaran kita sedikit berkurang," sebutnya.

“Juga alokasi anggaran 20 persen untuk pendidikan diharapkannya benar benar bisa meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Kaltim. Karena itu seluruh anggota dewan berkomitmen, jadi harus juga meningkat kualitas pendidikan kita," tandasnya. (adv)

Video Terkini EKSPOS TV: Dinkes & KB Bontang Gelar Germas Dan Launching Kelurahan Siaga Guntung

ekspos tv

Reporter : Muslim Hidayat    Editor : Abdullah

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%


Comments

comments


Komentar: 0