EKSPOSKALTIM.com, Bontang - Belum lama ini, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKP3) Kota Bontang bersama Walikota Bontang melakukan kunjungan kerja ke Cilincing, Jakarta Utara, guna melihat dan mencoba kapal yang telah menggunakan mesin berbahan bakar gas (BBG).
Kepala DKP3 Bontang Aji Erlinawaty mengatakan, sebanyak 113 kapal nelayan di Bontang akan mendapatkan satu paket mesin kapal yang menggunakan bahan bakar gas (BBG) dari Kementerian ESDM.
Baca juga: Sah, APBD Perubahan 2018 Kaltim Diketok Rp 10,132 Triliun
Konversi bahan bakar minyak (BBM) ke BBG, menurutnya lebih hemat dan ramah lingkungan. Kemungkinan mesin tersebut akan di berikan pada tanggal 24 Oktober mendatang.
"Kami sudah inventarisasi dan ada beberapa titik yang akan disebar untuk pemberian mesin konversi tersebut," jelas Iin (sapaannya) saat dihubungi, belum lama ini.
Ia menambahkan, mesin yang menggunakan BBG nantinya bisa memenuhi kebutuhan bahan bakar para nelayan. Kemudian penyedian gas, pihaknya akan menyiapkan di SPBN Tanjung Limau. Gas yang digunakan berupa gas elpiji, sehingga mudah untuk didapatkan.
Iin berharap, nelayan yang bakal mendapat bantuan paket mesin tersebut lebih sejahtera, mengingat penggunaan BBG bisa jauh lebih hemat dari BBM. "BBG juga ramah lingkungan sehingga jauh lebih aman digunakan," ujarnya.
Baca juga: Dinsos Bontang Apresiasi Pelaksanaan Erau Pelas Benua Guntung
Kabid Perikanan Tangkap dan Budidaya DKP3 Bontang, Syamsu Wardi menambahkan, konversi BBM ke BBG sudah dilakukan uji coba di Pulau Jawa dan hasilnya cukup bagus, karena bisa menekan 50 persen biaya BBM.
Oleh karenanya, sambung Syamsu, diharapkan inovasi dan teknologi terbaru bisa diterima oleh para nelayan di Bontang yang akan mendapatkannya.
“Semoga bisa meningkatkan produktivitas hasil tangkapan, sehingga penghasilan para nelayan pun semakin meningkat,” pungkasnya. (adv)
Video Lembaga Adat Kutai Besar Kutim Perkenalkan Pesta Adat Pelas Tanah 3 di Jakarta
ekspos tv

