16 November 2018
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!
  • MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

DKP3 Bontang Sesalkan Inkonsistensi Petani Rumput Laut


DKP3 Bontang Sesalkan Inkonsistensi Petani Rumput Laut
ilustrasi. (foto:int)

EKSPOSKALTIM.com, Bontang - Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKP3) Bontang, Aji Elinawaty menilai para petani rumput laut kurang serius dalam meningkatkan produksi rumput laut.

Pasalnya, kata dia, para petani rumput laut lebih memilih pekerjaan instan dan cepat mendapatkan uang ketimbang merawat rumput lautnya.

Baca juga: Tol Balikpapan-Samarinda Ditarget Beroperasi Sebelum Lebaran 2019

“Mereka biasanya kalau ada aktivitas proyek, aktivitas sebagai petani rumput laut ditinggal. Banyak yang hanya menjadikan petani rumput laut sebagai sampingan,” ungkap Aji Erlinawaty, saat ditemui di ruangannya belum lama ini.

Kata dia, sebenarnya program pengembangan hasil laut Bontang terus ia tingkatkan. Namun, memang masih banyak faktor eksternal maupun internal termasuk nelayan atau pembudidayanya yang masih terbatas.

"Rumput laut sebenarnya merupakan hasil kompetensi inti di Bontang, jenis rumput lautnya sangat bagus, tetapi memang terkendala dengan pembudidayanya yang cepat berpaling ke pekerjaan lainnya," keluhnya.

Namun demikian, pihaknya akan terus mengupayakan mengembangkan kompetensi para petani rumput laut. Namun saat ini, masih dilakukan penataan pemanfaatan laut Bontang karena masih banyaknya pembangunan di perairan, hingga mempegaruhi kualitas rumput laut karena alur keluar masuk kapal.

Baca juga: Pemprov Kaltim Akui Belum Terima Surat Resmi Soal Pelantikan Isran-Hadi

“Walaupun masih dilakukan penataan laut, para pembudidaya tetap masih memiliki lahan yang tidak tercemari dan alur kapal juga tidak terganggu. Kami akan tetap melihat dampaknya dan pengaturannya seperti apa, agar tidak ada yang dirugikan,” ujarnya.

Ia menambahkan, ketidakseriusan para petani mempengaruhi produksi rumput laut di Bontang, ia mengakui dalam satu bulan saja hasil panen masih kurang dari satu ton, namun untuk saat ini semua masih dalam kondisi normal karena harganya masih pada Rp 10 ribu.

"Kami akan terus melakukan pembinaan SDM petani rumput laut," tutupnya. (Adv)

Video Pemkot Gelar Sosialisasi dan Bimtek Penginputan Data LKIP Pada E SAKIP

ekspos tv

Reporter : Endar    Editor : Abdullah

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%


Comments

comments


Komentar: 0