24 September 2018
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!
  • MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Pupuk Kaltim Raih Penghargaan Tertinggi di Ajang ISDA 2018


Pupuk Kaltim Raih Penghargaan Tertinggi di Ajang ISDA 2018
Kepala Badan Standardisasi Nasional Bambang Prasetya (kiri) menyerahkan trophy ke Sekretaris Perusahaan Pupuk Kaltim Budi Wahju Soesilo. (ist)

EKSPOSKALTIM.com, Bontang - Komitmen Pupuk Kaltim terhadap lingkungan sekitar tidak perlu diragukan kembali, pasalnya dengan diraihnya penghargaan Indonesian Sustainable Development Goals Award 2018 (ISDA), Pupuk Kaltim telah membuktikan komitmennya kepada masyarakat akan tanggung jawab sosialnya terhadap masyarakat Bontang melalui program Community Development perusahaan sampai dengan saat ini.

Pada ajang ISDA 2018 yang berlangsung di Hotel JS Luwansa di Jakarta, 6 September 2018, Pupuk Kaltim memborong penghargaan yang digelar oleh Corporate Forum for Community Development (CFCD).

Baca juga: Tanoto Foundation Adakan Pelatihan Monitoring dan Evaluasi ke Tenaga Pendidik

Pada ajang tersebut Pupuk Kaltim memperoleh penghargaan tertinggi pada predikat Gold Grand Program yang diserahkan oleh kepala Badan Standardisasi Nasional Bambang Prasetya, dan diterima oleh Sekretaris Perusahaan Pupuk Kaltim Budi Wahju Soesilo.

Penghargaan lainnya yaitu mendapatkan 1 predikat platinum, 5 predikat gold dan 3 predikat silver pada program perusahaan. Sedangkan pada kategori perorangan, Pupuk Kaltim melalui mitranya meraih Predikat terbaik 2 yang diberikan kepada Anggi V Goenadi, kepala Inkubator Bisnis Permata Bunda dan predikat terbaik 2 juga diberikan kepada Rahmawati selaku katua kelompok Mekarsari.

ISDA 2018 diberikan kepada perusahaan-perusahaan atau lembaga non pemerintah yang dinilai berperan dalam mendorong pencapaian tujuan pembangunan yang berkelanjutan, melalui aktifitas-aktifitas dalam pemenuhan tanggung jawab sosial organisasi sesuai pedoman yang dituangkan dalam SNI ISO 26000:2013.

Terdiri dari dua kategori pada ISDA 2018, yakni perorangan/pelaku CSR/Community Development/Sustainable Development dan program yang dilakukan perusahaan dalam upaya kontribusinya pada tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).

Program-program CSR yang diikutsertakan merupakan program yang telah berjalan 3 tahun terakhir termasuk tahun berjalan saat ini. Pupuk Kaltim telah mengikuti hampir seluruh kategori program yang dinominasikan dan termasuk ke dalam salah satu perusahaan yang telah mengikuti program Community Development terbanyak.

Beberapa tujuan program yang dinominasikan salah satunya adalah menjamin kualitas pendidikan yang inklusif dan merata serta meningkatkan kesempatan belajar melalui program Pupuk Kaltim Peduli Pendidikan, menjamin kehidupan yang sehat dan meningktakan kesejahteraan penduduk melalui program Pupuk Kaltim Peduli Kesehatan, meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, kesempatan kerja yang produktif dan menyeluruh serta memberikan pekerjaan yang layak untuk Anak-anak Berkebutuhan Khusus menjadi Anak-anak Berbakat Khusus melalui program Inkubator Bisnis Permata Bunda, menjamin pola produksi dan konsumsi yang berkelanjutan melalui program Mitra Sukses, menjadikan permukiman yang aman, tangguh melalui Program Pengolahan Sampah Berbasih Masyarakat oleh Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Mekarsari, serta melestarikan dan memanfaatkan secara berkelanjutan sumber daya kelautan melalui program Pemberdayaan Masyarakat Pesisir seperti Better Living in Malahing, Keramba Jaring Apung Kerapu dan Lobster, Konservasi & Diversifikasi Mangrove dan Budidaya Kepiting serta Terumbu Buatan.

Budi Wahju Soesilo menyampaikan, kegiatan ISDA 2018 merupakan tolak ukur dari pelaksanaan program-program Community Development Pupuk Kaltim yang telah diakui dan bahkan diapresiasi di tingkat Nasional dengan diraihnya penghargaan pada ajang tersebut.

Baca: KNI Raih Penghargaan Emas ISDA 2018

“Pupuk Kaltim salah satu perusahaan yang sangat berkomitmen untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat dan peduli pada lingkungan melalui program CSR untuk mewujudkan Sustainability Development Goals (SDG's)” ujar Soesilo.

Parameter yang diberlakukan untuk menilai kategori program yang diusulkan, meliputi dasar pertimbangan program, rencana strategis, fasilitas yang diberikan, Standart Operating Procedure Program (SOP), penerima manfaat, perencanaan sampai dengan dampak dari program CSR berkelanjutan. Sedangkan untuk parameter penilaian kategori tingkat pelaku mitra, diharapakan mitra tersebut bisa memberikan efek positif bagi masyarakat dan pelaku usaha lainnya. (adv)

Video Tim Pemenangan Jokowi-Ma'ruf di Kutim Matangkan Kepengurusan

ekspos tv

Reporter : Nik / Ad    Editor : Abdullah

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%


Comments

comments


Komentar: 0