PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Mengulik Kisah Pembuat Sepatu Sneakers yang Beromzet Rp 400 Juta/Bulan

Home Berita Mengulik Kisah Pembuat Se ...

Mengulik Kisah Pembuat Sepatu Sneakers yang Beromzet Rp 400 Juta/Bulan
CEO Nah Project Rizky Arief Dwi P (foto: Istimewa)

EKSPOSKALTIM.com, Jakarta - Tidak dimungkiri Sneakers menjadi salah satu jenis sepatu yang paling populer di kalangan anak muda saat ini. Bahkan, sepatu jenis inipun digemari Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi.

Namun tahukah anda, jika di negeri ini, sepatu Sneaker dibuat oleh anak muda yang tergabung dalam bisnis dengan nama Nah Project.

Baca: Kapolres Bone: Mitra Itu Mengingatkan, Bukan Mendiamkan!

Rizky Arief Dwi P (23), salah satu Founder sekaligus CEO Nah Project bercerita awal mereka merintis bisnis pembuatan sepatu.

Kata dia, modal awal untuk merintis usahanya terbilang kecil. Beruntung pihaknya memiliki kenalan vendor pembuat sepatu.

"Modal awal itu, pertama karena ada kenalan vendor jadi bisa utang. Modal operasional kita kumpulkan sedikit, Rp 3-5 juta," kata pemuda lulusan Teknik Geologi Institut Teknologi Bandung tersebut, Kamis (2/8/2018).

Kini usaha Nah Project ini dengan membuat sepatu terus berkembang, bisa mendatangkan omzet ratusan juta rupiah per bulan.

Bulan Juni kemarin, juga bertepatan dengan Lebaran, Nah Project sukses mengumpulkan omzet hingga Rp 400 juta. Padahal di awal merintis, tepatnya 10 bulan lalu, mereka cuma mampu menjual 20 pasang sepatu.

Baca: Terjerat Korupsi, Mantan Dewan dan Oknum Dosen di Bone Diamankan

"Omzet beda beda per bulan, kita masih growing (tumbuh) juga. Jadi kalau bulan terakhir sih (omzet) pas Lebaran Rp 400 juta sebulan," sebutnya.

Sneakers lokal berlabel Nah Project pun kian melejit setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) memakainya dalam sejumlah kesempatan.

Sejak awal merintis, hingga kini, dia mengaku omzetnya terus meningkat.

"Setiap bulan kita masih nembus rekor baru nih. Yang paling terakhir itu pas Lebaran omzetnya," tambahnya.

Tim Nah Project saat ini terdiri dari 8 orang, yakni Rizky Arief Dwi P. (CEO), Karina Innadindya (COO), Aldi Nur Suryadi (Manager Operational), Alfan (Billing), Heddy (Customer Service), Tommy Tanuwijaya (Creative), Rendy Maulana (Creative), dan Bangga (Head Customer Service).

Video Aliansi Kaltim Bersatu Bakal Gelar Aksi Tolak TKA Jilid 2

ekspos tv


Editor : Abdullah
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :