EKSPOSKALTIM.com, Samarinda - Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) untuk sejumlah SMA/SMK di Kaltim mengalami kemunduran jadwal. Khususnya di Kota Samarinda dan Balikpapan. Jadwal pendaftaran yang semula pada 2 -7 Juli diperpanjang hingga 9 Juli mendatang.
Kepala Dinas Pendidikan Kaltim Dayang Budiati menyatakan, perubahan jadwal tersebut disebabkan karena adanya masalah teknis pendaftaran PPDB secara online, yang terjadi di sejumlah sekolah di Kota Samarinda dan Balikpapan.
Baca: Soal RM Tahu Sumedang, Dewan Kaltim Minta Dipindahkan
Masalah tersebut, kata dia, terjadi karena jaringan Telkom mengalami gangguan. Karena masalah tersebut, ia menginstruksikan kepada Panitia PPDB Samarinda dan Balikpapan agar memperpanjang masa pendaftaran selama dua hari. Hal itu itu bermaksud untuk memberikan kesempatan dan kemudahan bagi seluruh peserta.
“Sudah bisa ditangani oleh panitia di kabupaten/kota. Kita sudha minta, sebelumnya pendaftaran dibuka pada 2 Juli sampai 7 Juli, maka sekarang kami perpanjang sampai 9 Juli,” ungkap Dayang ketika ditemua awak media di kantor DPRD Kaltim, Rabu (4/7).
Ia menuturkan, dengan keputusan perpanjangan waktu pendaftaran tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh petugas setempat dan calon peserta didik.
“Saya harapkan dapat dimanfaatkan dengan baik waktu tersebut. Dan soal kendalanya nanti kami akan terus evaluasi masalah ini,” ujarnya.
Saat sesi wawancara tersebut, Dayang memperlihatkan kepada awak media imbauan dari Telkom pasca permintaan klarifikasi dari Disdik kepada Telkom. Hasilnya, salah satu imbauan kepada seluruh operator di daerah tersebut menginput daya para peserta didik yang telah masuk di meja panitia, karena persoalan jaringan sudah diatasi.
“Nanti juga akan ada teleconference dengan pihak Telkom Indonesia. Semua operator diminta untuk menyamakan pandangan terkait masalah yang menghambat PPDB ini,” sebutnya.
Dayang meminta pada seluruh masyarakat khususnya para orangtua siswa agar tidak risau terhadap masalah tersebut. Ia menjamin semua permasalahan yang menghambat pendaftaran telah ditangani petugas Telkom dan panitia.
Baca: Masa Kerja Pansus Banjir di Bontang Diperpanjang, Ini Tanggapan Etha
“Apalagi kami juga sudah membuat papan pengumuman terkait kebijakan perpanjangan pendaftaran ini, hingga 9 Juli mendatang. Silahkan tolong sampaikan kepada orangtua siswa yang ingin mendaftar,” pungkasnya.
Ia mengaku persoalan ini hanya terjadi pada pendaftaran PPDB yang berbasis online. Namun tidak terjadi pada pendaftaran secara manual. PPDB online sendiri hanya di kota besar seperti Samarinda, Balikpapan dan Bontang. Termasuk ibu kota kecamatan di kabupaten. Sedangkan PPDB manual dilakukan di perdesaan, karena kendala jaringan. (*)
Video: Aliansi Organisasi di Bontang Bentuk Forum Tolak Tenaga Kerja Asing
ekspos tv

