25 September 2018
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!
  • MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

30 Warga Ikut Pelatihan Budi Daya Jamur DKP3 Bontang


30 Warga Ikut Pelatihan Budi Daya Jamur DKP3 Bontang
Pelatihan budi daya jamur yang digelar DKP3 Kota Bontang. (foto:inul)

EKSPOSKALTIM.com, Bontang - Sebanyak 30 orang warga Bontang mengikuti pelatihan budi daya jamur yang diadakan Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKP3) Bontang, di Ruang Pertemuan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tanjung Limau, Kota Bontang, Kamis (12/4/2018).

Kepala Seksi Pertanian DKPP Bontang, Debora Kristiani menerangkan, kegiatan tersebut berlangsung selama 3 hari, mulai 11 – 13 April dan mengundang narasumber yang telah berkecimpung selama 10 tahun di bidang budi daya jamur serta pembuatan bibit.

Baca: Kelurahan Kanaan Minta Bantuan Indominco Bangun Rumah Evakuasi Banjir

Kedua Narasumber tersebut yakni Karsadi dan Kristina Sialu Berit dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Samarinda. Dalam pelatihan ini, warga diajarkan cara budidaya seperti membuat wadah jamur, membuat bibit, kemudian pengolahan pasca panen jamur.

“Ini yang ikut 30 orang, semua masih pemula,” ungkap Debora.

Alasan DKPP mengadakan ini, Debora menjelaskan, karena pengembangan pertanian ini tidak membutuhkan lahan yang luas seperti pertanian hortikultura atau pangan lainya, mengingat lahan di Kota Taman ini juga sempit untuk mengembangkan pertanian.

“Kalau ini lahan yang dipakai 3x3 saja seperti pekarangan rumah bisa, tinggal membuat lumbung atau rumahnya saja,” ujarnya.

Selain itu, hasil dari budidaya jamur ini dapat menambah penghasilan bagi warga tersebut, terlebih harga jamur segar di pasaran sendiri ditaksir seharga Rp 30 ribu per kilo.

Jika tidak laku dalam bentuk mentah, tumbuhan ini juga dapat diolah untuk bahan makanan kemudian dijual kembali. “Prospeknya bagus untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat,” ucapnya.

Kegiatan serupa telah dilaksanakan pihaknya sebanyak 3 kali untuk warga Kota Taman (Julukan Bontang), hasilnya telah terbukti dari beberapa orang yang tekun menjalani ini sukses.

“Harapanya mereka dapat berkembang dari hasil budidaya ini,” harapnya.

Baca: Bawaslu Kaltim Rilis Pelanggaran Pilkada di Kaltim Menurun

Sementara itu, seorang peserta Fajar Muslimah mengatakan, pelatihan yang diberikan ini sangat bagus untuk menambah pengetahuan, yang kedepanya dapat dijalani sembari mengisi waktu luang sebagai ibu rumah tangga.

“Ini nanti bisa menambah penghasilan juga,” ucapnya.

Melalu kegiatan ini, warga juga lebih paham dalam menangkap pelajaran yang diberikan para narasumber serta dapat menanyakan jika tidak mengerti.

“Kalau langsung begini lebih enak, dari pada belajar dari internet mas,” terang warga Kelurahan Loktuan ini. (Adv)

Tonton juga video menarik di bawah ini:

VIDEO: Lembaga Adat Besar Kutim Sambangi PT Indominco

ekspos tv

Reporter : Kontributor I Inul    Editor : Abdullah

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%


Comments

comments


Komentar: 0