PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Pecinta Lingkungan Bahu Membahu Bersihkan Minyak di Pantai Klandasan

Home Berita Pecinta Lingkungan Bahu M ...

Pecinta Lingkungan Bahu Membahu Bersihkan Minyak di Pantai Klandasan
Giat bersih-bersih di Pantai Klandasan berhasil mengumpulkan minyak sebanyak 132 kantong plastik ukuran 20 liter, Kota Balikpapan, Senin (2/4). (ist)

EKSPOSKALTIM.com, Balikpapan - Tumpahan minyak di seputaran teluk Balikpapan mengundang rasa prihatin. Dampak yang ditimbulkan merugikan warga maupun hewan dan tumbuhan di teluk.

Hingga Senin (2/4), minyak berwarna hitam pekat masih terlihat di perairan. Hal ini memantik sejumlah mahasiswa dan LSM lingkungan untuk melakukan bersih pantai di Pantai Klandasan yang turut terdampak.

Baca: Tumpahan Minyak, Balikpapan Ditetapkan Darurat Lingkungan

Sapril selaku koordinator lapangan sekaligus Ketua Umum Mapala Cadas.Com STT Migas Balikpapan menyampikan bahwa dampak ke lingkungan sudah jelas tercemar. Baik udara maupun air.

"Karena adanya tumpahan minyak ini, banyak biota laut yang akan terkena dampak. Salah satunya pesut yang telah ditemukan mati terdampar di belakang kantor kecamatan Balikpapan kota," katanya.

Dia menyebut, setidaknya 100 orang ambil bagian dalam aksi ini. Yakni dosen STT Migas, Mapala Cadas, SPE, IATMI, HM Teknik Pengolahan Migas, HM Teknik Perminyakan, Mapala Uniba, Himpa Poltekba, Forum Peduli Teluk Balikpapan, Balikpapan Green Movement, dan Earth Hour.

Dengan menggunakan alat seadanya seperti gayung, sarung tangan, masker, dan plastik, aksi itu mengumpulkan 132 kantong plastik ukuran 20 liter. Untuk pengangkutan, STT Migas bekerja sama dengan Pertamina.

Penyebab minyak tumpah ini sendiri masih dalam proses penyelidikan sejumlah pihak. Tak terkecuali STT Migas yang meneliti jenis minyak.

Sapril menambahkan, bau minyak masih menyengat di sekitar pantai. Warga juga mengeluh mengenai pencemaran udara.

Baca: Teluk Balikpapan Terbakar, Arus Penyeberangan Normal

"Baunya masih tercium, inikan cukup bahaya untuk balita. Ya, semoga ada penanganan lebih untuk masalah ini," ujar seorang warga di sela aksi.

"Terima kasih banyak untuk teman2 mahasiswa dan juga Mapala Cadas yang telah memotori kegiatan ini. Sedikit aksi ini semoga dapat membantu pengumpulan minyak yang tersebar di bibir pantai," kata Karnila Willard selaku ketua LPPM STT Migas.

Tonton juga video menarik di bawah ini:

VIDEO: Lembaga Adat Besar Kutim Sambangi PT Indominco

ekspos tv


Editor : Abdullah
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :