EKSPOSKALTIM.com, Samarinda - Kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) beberapa waktu lalu oleh pemerintah mendapat reaksi dari pelbagai kalangan masyarakat. Kali ini, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kalimantan Timur dan Utara (Kaltim-tara) menggelar aksi di persimpangan Mall Lembuswana, Kota Samarinda, Kamis (29/3).
Mereka menyuarakan penolakan terhadap kenaikan BBM yang dilakukan pemerintah. Mereka mempertanyakan, kemanakah BBM untuk rakyat miskin? Demikian spanduk yang mencuri para pengendara yang melintas di pusat kota tepian siang tadi.
Baca: Jaga Netralitas di Pemilukada, Panglima TNI dan Kapolri ke Kaltim
"Rakyat Indonesia kembali tambah sengsara setelah pemerintah menaikkan harga BBM jenis Pertalite senilai Rp 200 per liter sejak 24 Maret lalu," ujar koordinator aksi, Hendry.
KAMMI menilai dampak kenaikan ini paling besar dirasakan oleh rakyat kecil. Sebab, ketika BBM naik secara otomatis, inflasi akan ikut naik yang berakibat harga-harga kebutuhan pokok juga ikut naik.
"Jelas naiknya harga kebutuhan pokok akan membuat tingkat konsumsi rakyat miskin menurun. Bahkan bisa menambah jumlah rakyat miskin indonesia yang saat ini data BPS mencapai 26,58 juta jiwa," bebernya saat orasi.
Anggota KAMMI Kaltim-tara lainnya, Yaris menganggap pemerintah telah gegabah mengeluarkan kebijakan tersebut. Apalagi, mendekati bulan suci Ramadhan. Siklus tahunan harga kebutuhan pokok akan naik pada momen tersebut, yang akan semakin menggerus daya beli jutaan rakyat miskin.
Baca: Nasdem Kirim Lima Nama Bakal Cawawali Samarinda ke DPP
KAMMI, kata Yaris, menyesalkan bahwa pemerintah seolah-olah menutupi rencana kenaikan BBM ini kepada masyarakat.
"Menyikapi hal ini, kami dari KAMMI Kaltim-tara menyatakan sikap menolak kenaikan harga BBM yang menyengsarakan rakyat. Menuntut pemerintah untuk menjaga ketersediaan BBM subsidi bagi masyarakat miskin. Dan menuntut pemerintah hadir, kembalikan kewenangan harga BBM kepada pemerintah," tukasnya.
Dalam aksi yang diikuti puluhan orang ini berjalan aman dan tertib. Mereka bubar menjelang sore hari. (*)
Tonton juga video-video menarik di bawah ini:
VIDEO: Polres Bone Inisiasi Deklarasi Anti Hoax
ekspos tv
VIDEO: Lembaga Adat Besar Kutim Sambangi PT Indominco
ekspos tv
VIDEO: Basarnas Bone Gelar Pelatihan Downward
ekspos tv
VIDEO: Gerbong Mutasi, Empat Perwira Polres Bone Dirotasi
ekspos tv
VIDEO 813 Turn Back Crime: Operasi Sabhara Polres Bontang
ekspos tv
VIDEO Ekspos On Vacation (EOV): Keindahan Pantai Sekerat
ekspos tv
VIDEO Ekspos Kuliner: Whymilk Cafe
ekspos tv

