17 Oktober 2018
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!
  • MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Alasan 2 Paslon Pilgub Kaltim Tak Ikut Deklarasi Tolak Uang dan SARA


Alasan 2 Paslon Pilgub Kaltim Tak Ikut Deklarasi Tolak Uang dan SARA
Paslon Pilgub Kaltim saat acara dekalarasi tolak dan lawan politik uang dan SARA. (EKSPOSKaltim/Muslim)

EKSPOSKALTIM.com, Samarinda- Ketidakhadiran Pasangan Calon (Paslon) Syaharie Jaang – Awang Ferdian Hidayat, dan Paslon Rusmadi –Safaruddin saat deklarasi yang diselengarakan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kaltim di Ballroom Swiss Bell Hotel, Samarinda, Rabu (14/2/2108), karena bertepatan dengan agenda kedua paslon yang jauh hari sebelumnya telah dijadwalkan.

Tim Pemengan Jaang- Ferdi, Fajar Siddiq yang mewakili dalam acara deklarasi tersebut mengungkapkan, ketidakhadiran cagub dan cawagub Jaang-Ferdi disebabkan bertepatan dengan acara deklarasi tim pemenangan yang berlansung di GOR Sempaja.

“Acara di GOR Sempaja (deklarasi tim pemenangan) sudah seminggu lalu kami jadwalkan, dan tidak mungkin kami batalkan. Jadi otomatis perwakilan saja yang menghadiri kegiatan itu. Andaikan jauh hari kami sudah diberitau, kami pasti akan menyesuaikan jadwal,” kata Fajar Siddiq.

Berita terkait: Bawaslu Kaltim Sesalkan 2 Paslon Tak Hadir Deklarasi Tolak Politik Uang dan SARA

Kendati demikian, ia menyatakan tidak menyurutkan komitmennya untuk mendukung poin dalam menolak politik uang dan politisasi SARA.

“Intinya, kami tetap komit menolak politik uang dan politisasi SARA,” ungkapnya.

Iapun menolak jika ada anggapan yang muncul, ketidakhadiran Syaharie Jaang – Awang Ferdian Hidayat dalam deklarasi tersebut, dianggap tidak berkomitmen dalam mewujudkan Pilgub Kaltim 2018 yang berintegritas, dengan menolak politik uang dan SARA.

Hal yang sama disampaikan oleh perwakilan paslon Rusmadi – Safaruddin. Menurut Koordinator Tim Pemenangan wilayah Samarinda, Sapta Sustiani bahwa ketidakhadiran Rusmadi dan Safaruddin, karena keduanya telah memiliki jadwal pertemuan jauh hari sebelumnya, dan pertemuan itu tidak bisa dibatalkan.

“Rusmadi lagi ada kegiatan di Jakarta. Kalau safaruddin ada undangan ke PPU, kebetulan agenda sebelumnya sudah diatur. Koordinasi jadwalnya mendadak dari Bawaslu. Tapi kami tetap komitmen untuk tolak politik uang dan SARA,” ujarnya.

Acara deklarasi tersebut, dilakukan oleh Bawaslu menjelang dimulainya masa kampanye Pilgub Kaltim pada 15 Februari hingga 21 Mei 2018. (*)

Tonton juga video-video menarik di bawah ini:

VIDEO: Wartawan Independen Bone Libatkan Ribuan Orang dalam Pelaksanaan Baksos

ekspos tv

VIDEO: VIDEO: Sabu Seberat 43,4 Gram Asal Kaltim Gagal Beredar di Bone

ekspos tv

VIDEO: Kisruh Pilkada Bone, Umar-Madeng Lapor KPU ke Polisi

ekspos tv

Reporter : Muslim Hidayat    Editor : Abdullah

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%


Comments

comments


Komentar: 0