19 Agustus 2018
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!
  • MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

WADUH... PULAU BERAS BASAH AKAN DITUTUP TOTAL


WADUH... PULAU BERAS BASAH AKAN DITUTUP TOTAL
Wakil Walikota Bontang, Basri Rase (Tengah) dan Sekda Kota Bontang, HM Syirajuddin (kanan).

EKSPOSKALTIM, Bontang – Setelah menerbitkan Peraturan Presiden (perpres) Nomor 146 Tahun 2015 sebagai payung hukum, Pemerintah terus mempercepat pembangunan kilang di dalam Negeri. Dan saat ini, sejumlah proyek kilang didalam Negeri tengah di persiapkan oleh pemerintah, salah satunya pembangunan kilang minyak di Kota Bontang.

Menindak lanjuti hal itu, Vice Presiden Asset Management Pertamina, Gatot Hartono, menggelar kunjungan ke Kota Bontang sebagai bentuk dukungan untuk mempercepat proses pembangunan kilang yang ada di Kota Taman ini.

Gatot Hartono mengatakan, pembangunan kilang di Kota Bontang ini harus segera direalisasikan agar proses pembangunannya bisa secepatnya di laksanakan. Karena menurutnya, jika tak secepatnya direalisasikan maka kemandirian energi semakin terlambat.

“Maka dari itu kami dari PT Pertamina Pusat datang ke sini (Bontang.red). Agar Kota Bontang yang sudah terpilih, bisa bersama – sama segera merealisasikan hal tersebut. Dan sampai sekarang kami melihat, target on progresnya masih sesuai dengan yang diharapkan. Tetapi kita harus cepat menyelesaikan permasalah yang ada, agar dikemudian hari tidak ada lagi permasalahan yang muncul," Kata Gatot, dalam acara sosialisasi pembangunan kilang minyak Kota Bontang, di Pendopo Jalan Awang Long, Bontang Baru Kecamatan Bontang Utara,  Jum'at (3/6/16).

Pembangunan kilang dengan kapasitas sekitar 300 ribu barel per hari ini, nantinya akan menggunakan skema kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU). "Dalam Perpres 146/2015, KPBU adalah kerja sama antara Pemerintah dan Badan Usaha dalam penyediaan infrastruktur untuk kepentingan umum. Badan usaha yang dimaksud adalah perusahaan berbentuk badan hukum dan berkedudukan dalam wilayah Indonesia," kata Gatot.

Dalam skema ini, pemerintah Kota Bontang tidak akan mendapatkan bagi hasil dari produk yang dihasilkan kilang tersebut, tetapi hanya mendapat keuntungan dari adanya kilang sebagai wadah lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi.

Sementara itu, Wakil walikota Bontang Basri Rase mendukung penuh progres yang disampaikan perwakilan PT. Pertamina Pusat tersebut. Basri mengatakan,  jika memang diperlukan, pihaknya akan segera melakukan penutupan total Pulau Pasir Putih Beras Basah guna mempercepat proses pembangunan kilang yang ada di Bontang.

“Kami selaku pemerintah Kota Bontang sangat mendukung proses pembangunan di Kota Bontang, selain untuk menambah perekonomian juga pembukaan lowongan pekerjaan akan semakin meningkat. Untuk menunjang proses tersebut agar bisa segera di laksanakan demi kelancaranya, kami akan menutup beberapa pulau yang menjadi jalur kapal – kapal yang akan melintas di kawasan kilang nanti. Termasuk, kami juga akan menutup total pulau beras basah, karena beras basah salah satu pulau yang menjadi jalur kapal – kapal pertamina dan luar negeri nantinya." kata Basri

Menurut Basri, di awal tahun 2017 nantinya, pengerjaan pembangunan kilang minyak ini sudah bisa dilakukan. Untuk itu, ia berharap tenaga kerja yang ada nantinya lebih mengutamakan warga lokal Kota Bontang.

“Kami pun mengharapkan, bagi para pekerjanya harus diutamakan warga lokal terlebih dahulu. Jangan sampai nanti terdengar kabar, warga lokal didaerahnya sendiri seperti anak tiri yang susah mencari kerja. Dan kita juga mengharapkan agar dapat merekrut perusahaan –perusahaan lokal yang ada di bontang untuk melaksanakan proyek nantinya,” pungkasnya.

Reporter : Ismail    Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%


Comments

comments


Komentar: 0