17 Desember 2018
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!
  • MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Samarinda Tanpa Pemimpin, Gubernur Siapkan Pengganti


Samarinda Tanpa Pemimpin, Gubernur Siapkan Pengganti
Wali Kota Samarinda Syahrie Jaang yang ikut dalam kontestasi Pilgub Kaltim 2018. (EKSPOSKaltim/Muslim)

EKSPOSKALTIM, Samarinda - Majunya Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang dan Wakil Wali Kota Samarinda Nusyirwan Ismail dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur (Pilgub) Kaltim 2018-2023, otomatis akan berpengaruh pada roda pemerintahan kota Samarinda.

Keduanya bakal disibukan agenda safari politik dalam beberapa bulan kedepan. Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak, sudah ancer-ancer menyiapkan pucuk pimpinan di Kota tepian.

Meski demikian, Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang memastikan bahwa jalannya pemerintahan tidak akan terganggu dengan langkahnya maju dalam kontestasi Pilgub Kaltim.

“Tidak masalah, kan masih ada sekda (Sekretaris Daerah) dan para asisten,” kata Jaang, cagub kaltim yang berpasangan dengan Awang Ferdian Hidayat, diusung oleh Partai Demokrat-PKB-PPP ini.

Baca: Awang Faroek Dampingi Jaang - Ferdian Daftar ke KPU Kaltim

Selain itu, Jaang menyatakan, meskipun wakilnya Nusyirwan Ismail menjadi kompetitornya dalam kontestasi Pilgub Kaltim, tak berdampak dalam roda pemerintahan Kota Samarinda.

“Baik- baik saja. Namanya juga demokrasi,” tegasnya.

Pun demikian dengan Nusyirwan. Menurutnya, pencalonanya sebagai calon wakil gubernur mendampingi Andi Sofyan Hasdam, yang diusung oleh Partai Golkar- Nasdem, merupakan tugas kepartaian untuk Kaltim. Ia membantah, isu keretakan antara dirinya dengan wali Kota Syaharie Jaang.

“Kan ini wilayah Kaltim, bukan Samarinda. Slotnya juga berbeda. Pak Jaang sebagai cagub dan saya cawagub yang mendampingi Pak Sofyan. Jadi slot berbeda dalam era demokrasi ini tidak ada masalah,” kata Nusyirwan, yang sudah dua periode mendampingi Jaang sebagai Wakil Walikota Samarinda ini.

Nusyirwan pun memberikan ilutrasi jika hubungannya dengan Syaharie Jaang tetap baik. “Coba lihat agenda pemkot kami berbagi (tugas) dan jalan semuanya, tidak ada masalah. Sekarang ini kami masih dalam masa kerja. Kecuali nanti setelah Februari baru cuti, karena masa kampanye,” ungkap Nusyirwan. Hal itu dilakukan, kata dia, mengikuti peraturan perundang-undangan dan ketentuan yang berlaku.

Baca: Daftar ke KPU Kaltim, Sofyan - Nusyirwan Diiringi Solawat

Keikutsertaan Jaang dan Nusyirwan ini mau tak mau bakal memaksa pemerintahan Samarinda ke depan dijalankan oleh pelaksana tugas harian (Plh), berdasarkan UU No 30 Tahun 2014 tentang administrasi Pemda. Plh akan ditunjuk oleh Gubernur.

Terkait hal ini, Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak menyatakan, dirinya akan mempersiapkan siapa pengganti Jaang untuk memimpin roda Pemkot Samarinda. Tepatnya saat memasuki masa kampanye yang direncanakan pada 15 Februari sampai 25 Mei 2018 mendatang.

“Samarinda nanti akan kami (pemprov) isi. Menunggu dulu instruksi Mendagri,” katanya (10/1) lalu.

Awang mengaku belum memiliki gambaran siapa yang akan dipercaya menjadi Plh Walikota Samarinda. Ia masih menyeleksi nama-nama yang kompetensi. “Nanti kita cari. Saya baru memikirkan pengganti Sekprov menggantikan Rusmadi , yaitu Asisten I Meiliana,” ucapnya.

Dalam UU, penetapan plh wali kota akan ditentukan gubernur. Penunjukan ini dilakukan setelah wali kota dan wawali mengajukan cuti. Salah satu syarat kandidat yang bisa diangkat menjadi plh adalah Aparatur Sipil Negara (ASN) berpangkat eselon II A. (*)

Tonton juga video-video menarik di bawah ini:

VIDEO: DPC Hanura Bontang Serahkan Bantuan Sembako kepada Korban Kebakaran di Berebas Pantai

ekspos tv

VIDEO: Sambut Tahun 2018, Kepala Adat Besar Kutai Kutim Ajak Paguyuban Tingkatkan Kebersamaan

ekspos tv

VIDEO: Awali Tahun 2018, Disporapar Bontang Tempati Gedung Baru

ekspos tv

Reporter : Muslim Hidayat    Editor : Abdullah

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%


Comments

comments


Komentar: 0