17 Agustus 2018
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!
  • MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Peran Pekerja Dalam Menangani Masalah Narkoba


Peran Pekerja Dalam Menangani Masalah Narkoba
Staff Rehabilitasi BNNP Kaltim, Muara Fernando Siburian SH. (foto:ist)

EKSPOSKALTIM.com- Kehidupan di perkotaan jauh dari kata ramah. Tingkat kesibukan masyarakatnya, tingginya angka depresi dan beragamnya kegiatan yang dilakukan bisa menjadi indikatornya. Hal ini semakin ditunjang dengan banyaknya tempat hiburan malam yang terus berkembang, sebagai gaya hidup perkotaan secara global. Kondisi ini tentu dinanti-nanti oleh para Bandar dan pengedar narkoba, sebagai lahan empuk untuk meraup keuntungan.

Dari deskripsi di atas tentu hal ini erat kaitannya dengan kelompok masyarakat yang memiliki pekerjaan. Dan ini memiliki korelasi kuat dengan data yang menyebut bahwa penyalahgunaan narkoba di kalangan pekerja adalah yang tertinggi dibanding kelompok masyarakat lainnya.

Namun data ini belum tentu bisa disebut menggambarkan kondisi riil, karena peredaran dan penyalahgunaan narkoba layaknya fenomena gunung es, dengan kata lain kondisinya bisa lebih parah dari yang sekadar terdata. Dan ini terbukti dengan terus meningkatnya tren penyalahgunaan narkoba dalam 5 tahun terakhir, dengan semakin banyaknya kasus yang terungkap dengan keterlibatan dari berbagai komponen di masyarakat.

Baca: Optimalisasi Peran Pekerja Sebagai Mitra BNN Maksimalkan P4GN

Narkoba seperti kita ketahui memiliki efek adiksi atau ketergantungan yang mampu merubah aktivitas mental dan perilaku seseorang. Meskipun demikian, tidak semua jenis narkotika dan psikotropika dilarang penggunaannya, karena ada juga yang dimanfaatkan untuk kepentingan medis atau pengembangan ilmu pengetahuan.

Yang lebih ditekankan di tulisan ini, penggunaan narkoba tidak hanya merugikan pemakainya saja tetapi pihak lain di sekitarnya, termasuk dalam segi sosial maupun ekonomi. Apalagi jika ia berstatus sebagai pekerja, tentu akan berdampak pada perusahaan atau instansi tempatnya bernaung. Pekerjaan tidak tuntas, tak tepat waktu, target tak tercapai dan menurunnya pendapatan perusahaan menjadi beberapa efek negatifnya.

Berdasar hasil survey, penyalahgunaan narkoba di kalangan pekerja dapat disebabkan oleh beberapa hal, antara lain rasa ingin tahu yang tinggi, pengaruh teman, gaya hidup yang salah, serta tidak tahan dengan tekanan pekerjaan. Hal ini harusnya bisa dihindari dengan jalan membagi waktu dan berusaha mengkomunikasikan peran bersama rekan kerja terutama atasan. Pekerja tidak perlu memaksakan diri dengan memasang target di luar kewajaran demi mengejar karir, namun mengabaikan sisi kesehatannya.

Untuk menekan dan menghindarkan kelompok pekerja dari penylahgunaan narkoba, pemerintah melalui BNN terus berupaya mensosialisasikan bahaya narkoba. upaya ini tentu harus melibatkan kerjasama multidisipliner, multisektor dan peran serta masyarakat secara aktif secara berkesinambungan, konsekuen dan konsisten agar berjalan efektif. (adv/*/rz)

 

Oleh : Muara Fernando Siburian SH (Staff Rehabilitasi BNNP Kaltim)

Tonton juga video-video menarik di bawah ini:

VIDEO: Cycling Tour Semarakkan Erau Pelas Benua Kota Bontang

ekspos tv

VIDEO: Diskominfotik Bontang Dapat Kunjungan dari Komisi Informasi Kaltim

ekspos tv

VIDEO: Pembukaan Pesta Laut Bontang Kuala 2017

ekspos tv

Reporter :     Editor : Abdullah

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%


Comments

comments


Komentar: 0