PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Keluhkan Proyek Masjid Al-Faruq, Warga Geruduk Kantor DPRD Kaltim

Home Berita Keluhkan Proyek Masjid Al ...

Keluhkan Proyek Masjid Al-Faruq, Warga Geruduk Kantor DPRD Kaltim
Rombongan forum RT Kampung Jawa, Kelurahan Bugis Samarinda berdialog dengan Ketua DPRD Kaltim M Syahrun (kopiah), Kota Samarinda, Kamis (30/11). (EKSPOSKaltim/Muslim)

EKSPOSKALTIM, Samarinda - Rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur membangun Masjid Jami Al-Faruq Samarinda menuai kritik dari warga setempat. Masjid yang rencananya dibangun di eks lapangan sepakbola kinibalu belakang kantor Gubernur Kaltim, tengah dalam proses pembangunan yang rencananya akan selesai 2018.

Namun, warga Kampung Jawa, Kelurahan Bugis Samarinda, menolak rencana tersebut. Olehnya, puluhan warga menyampaikan aspirasi mereka dengan mendatangi kantor DPRD Kaltim, Kamis (30/11).

“Kami datang kesini karena arogansi pemprov yang mengalihfungsikan sarana olahraga milik masyarakat, yang mana itu tanah wakaf dari almarhum Gusti, yang mana amanah beliau lahan itu diwakafkan untuk kepentingan olahraga, khususnya sepakbola dan kepentingan anak-anak warga setempat bermain,” ucap Yoyok, perwakilan forum RT Kampung jawa ini, saat mendatangi kantor DPRD Kaltim.

Baca: Pupuk Kaltim Raih Penghargaan Responsible Care Gold Award 2017

Menurutnya, pemerintah tidak mengajak rembuk warga atau sosialisasi terhadap proyek rumah ibadah tersebut. Warga meminta DPRD Kaltim untuk mengawasi proyek tersebut dan dapat mendengarkan aspirasi warga setempat. “Ini RT tidak ada yang dilibatkan,” ucapnya.

Warga setempat, kata dia, bukan menolak pembangunan masjid Al- Faruq tersebut. Akan tetapi, dianggap sebagai proyek yang tidak urgensi dengan kepentingan masyarakat. Sebab, di kawasan tersebut sudah terdapat pelbagai masjid.

“Di daerah kampung jawa di sana ada banyak masjid. Dan masjid di sana mestinya direhab, karena tidak diurus. Ada juga Masjid Korem tidak jauh dari kantor gubernur. Sudah banyak masjid, buat apa ada masjid lagi,” imbuhnya.

Selain itu, warga meminta alokasi pembangunan untuk Masjid Al Faruq sebaiknya dialihkan untuk perbaikan masjid di sekitarnya.

Baca: Masa Kerja Pansus RPJMD Berakhir, Begini Laporannya

“Kami bertanya kepada pemprov, alasannya kata gubernur untuk menampung jamaah sholat jumat pegawai di kantor gubernur. Kalau demikian, tentu masjid-masjid yang lain di sekitarnya yang banyak di sekitar situ akan kosong dong,” katanya.

Kondisi lapangan kinibalu sendiri saat ini tengah dilakukan pemagaran untuk dimulai pembangunan. Fasilitas publik tersebut, tak bisa diakses oleh warga.

“Kami minta segera dibongkar pemagarannya itu seperti semula. Apalagi, dari dinas PU sendiri katanya belum ada IMB-nya pembangunan itu. Izinnya belum ada tapi proyeknya sudah berjalan,” keluhnya.

Rencana pembangunan Masjid Al-Faroq di belakang kantor gubernur atau di lapangan kinibalu telah masuk rencana pembangunan pada 2018. Dalam APBD perubahan 2017 dialokasikan sebesar 2,8 miliar untuk tahap awal. Sedangkan untuk tahun 2018 dialokasikan sebesar Rp 71 miliar. (*)

Tonton juga video-video menarik di bawah ini:

VIDEO: Cycling Tour Semarakkan Erau Pelas Benua Kota Bontang

ekspos tv

VIDEO: Diskominfotik Bontang Dapat Kunjungan dari Komisi Informasi Kaltim

ekspos tv

VIDEO: Pembukaan Pesta Laut Bontang Kuala 2017

ekspos tv


Editor : Abdullah
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :