18 Februari 2018
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!

Kontrak Baru Blok Mahakam, Pertamina Wajib Akomodir 1600 Tenaga Kerja Total


Kontrak Baru Blok Mahakam, Pertamina Wajib Akomodir 1600 Tenaga Kerja Total
Rig pengeboran minyak dan gas Blok Mahakam Kaltim. (foto:ist)

EKSPOSKALTIM, Samarinda - Kisruh ketidak jelasan nasib 1.600 tenaga kerja kontrak PT Total E&P Indonesia dalam proyek operasi ladang minyak dan gas Blok Mahakam di Provinsi Kaltim mulai Juni 2017, menuai sorotan lembaga lagilatif Provinsi Kaltim.

Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Muhammad Samsun menilai PT Pertamina (Persero) sebagai pemegang saham terbesar kontrak baru Blok Mahakam Kaltim awal 2018 mendatang, harus mengakomodir 1.600 karyawan kontrak PT Total Indonesia sebelumnya.

"Siapapun pemegang kontrak baru, harus mengakomodir dan melanjutkan kontrak 1.600 karyawan total sebelumnya," kata legislator fraksi PDI Perjuangan, belum lama ini.

Mengingat, sambung dia, banyak pertimbangan yang harus diperhatikan untuk memepergunakan kembali jasa tenaga kerja existing tersebut.

Diantaranya, karyawan yang ada saat ini telah terbukti memiliki pengalaman kerja, terutama di bidang-bidang strategis yang membutuhkan pengalaman khusus seperti operator pengeboran sumur minyak di laut.

Baca juga: Beredar Video Panas Diduga Pelajar SMA di Samarinda

"Ini kan butuh pengalaman khusus, dari pada harus menggunakan tenaga baru yang belum paham lokasi," ujarnya.

Selain itu, sebagian besar dari total tenaga kerja tersebut adalah asli warga lokal Kaltim, sehingga ia berharap PT Pertamina lebih bisa memprioritaskan hal itu.

"Kita kasih lah kesempatan seluas-luasnya untuk masyarakat kita," ulasnya.

Yang terpenting menurutnya, adanya kontrak baru kedepannya mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat Kaltim, terutama untuk masyarakat pekerja yang ada di sektor Blok Mahakam tersebut.

"Jangan sampai peralihan kontrak kerja ini malah merugikan masyarakat Kaltim," tandasnya.

Berita terkait: Nasib Menggantung, Karyawan Blok Mahakam Ngadu ke DPRD Kaltim

Ia berencana, bersama-sama dengan komisi VII dan Komisi II DPRD Kaltim untuk membahas lebih lanjut terkait upaya memperjuangkan keberlanjutan kontrak tenaga kerja tersebut.

"Kalau bisa kita panggil Pertamina, Perusda dan Total untuk duduk bersama membahas ini," tuturnya.

Sementara itu, anggota komisi VII DPR RI, Hadi Mulyadi mengatakan PT Pertamina berjanji urusan tenaga kerja sudah rampung akhir tahun ini.

Dalam beberapa kali pertemuan dengan komisi VII, Pertamina selalu mengklaim persoalan tenaga kerja tidak menjadi masalah.

Pertamina jamin akan dipekerjakan, meski jaminan akan dirumahkan itu sulit diprediksi. Sebab mereka tidak mau ambil risiko mengelola Blok Mahakam ini,” katanya

VIDEO: Iklan Pesta Adat Pelas Tanah 2017 Kutai Timur

ekspos tv

Reporter : Slamet Riyadi    Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%


Comments

comments


Komentar: 0