14 Desember 2017
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!

Hendak Menjambret di BTN PKT, Seorang Mahasiwa Dilumpuhkan


Hendak Menjambret di BTN PKT, Seorang Mahasiwa Dilumpuhkan
Salah seorang terduga penjambret menjalani perawatan pasca penangkapan di RS Amalia, malam tadi. (Dok Polres Bontang)

EKSPOSKALTIM, Bontang - Satu dari dua terduga penjambret, Senin (18/9) jam 10 malam berhasil dipaksa bertekuk lutut Tim Buru Sergap (Buser) Satuan Reserse Kriminal Polres Bontang. 

Pelaku yang diamankan bernama M Ali Wahyudien (23). Ia dibekuk di Jalan KS Tubun Kelurahan Api-Api Kecamatan Bontang Utara. 

Aksi kejar-kejaran mewarnai proses penangkapan. Belum sempat beraksi, para tersangka yang mengetahui aksinya tercium petugas langsung tancap gas menggunakan Honda Scoopy. 

"Anggota reskrim yang sedang hunting (patroli) kemudian dapat laporan ada upaya penjambretan di perumahan BTN PKT jam 9 malam," jelas Kapolres AKBP Dedi Agustono didampingi Kasat Reskrim Iptu Rihard Hernando. 

Sebutir timah panas bersarang di kaki kanan Ali. Ia berhasil diamankan berkat bantuan warga sekitar. Sedangkan rekannya berinisial AR alias EC berhasil kabur melalui semak belukar tak jauh dari lapangan Bessai Berinta, Lang-Lang.  

"Kami sempat keluarkan tembakan peringatan tapi tak digubris. Rekannya yang kabur kami sudah dapatkan identitasnya. Sedang dalam pengejaran," ujarnya.

Informasi yang dihimpun, penangkapan juga berasal dari pengembangan kasus jambret pada 13 September silam. Pasangan suami-istri yang sedang melintas di kilometer 6 dekat PDAM Gunung Elai sekira jam 21.30 menjadi korbannya.

Pelaku berhasil menggondol tas yang ditenteng istri korban. "Ciri-ciri yang dilaporkan saksi sama dengan pelaku yang kami amankan," jelas Rihard.

Sejauh kasus ini dikembangkan, rupanya pelaku berasal dari Padang dan berstatus sebagai mahasiswa. Selama ini ia menetap di Jalan Selat Lombok, Tanjung Laut, Bontang Selatan.

"Betul dia seorang mahasiwa," ujar mantan penyidik Subdit III Tipikor Polda Kaltim ini.

Barang bukti yang diamankan petugas antara lain, satu buah HP Samsung lipat dan J2, Lenovo, dan motor yang digunakan pelaku.  

Selain di Perum BTN, diduga ia sudah beraksi di tiga TKP sekaligus. Yakni Hop 4-5 sebanyak dua kali, dan Jalan Awang Long.

"Kami masih lakukan pengumpulan barang bukti lainnya, termasuk apakah mereka selama ini yang kerap beraksi meresahkan warga," jelasnya.

Barang bukti HP curian yang berhasil diamankan. (Dok Sat Reskrim)

Reporter : Maulana     Editor : Fariz Fadhillah

Apa Reaksi Anda ?

6%34%0%0%6%6%6%45%


Comments

comments


Komentar: 0