14 Desember 2017
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!

Larikan Anak di Bawah Umur, DPO Kasus Pencurian Dihadiahi Timah Panas


Larikan Anak di Bawah Umur, DPO Kasus Pencurian Dihadiahi Timah Panas
Amirudin alias Miri (dua dari kanan) sesuai menjalani perawatan dengan pengawalan ketat dari petugas. (Dok Polres)

EKSPOSKALTIM, Bontang - Seorang pria bernama Amirudin (42) dibekuk tim gabungan kepolisian di RT 5 Desa Tepian Langsat, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, Selasa (12/9). 

Sejak jauh hari, pria dengan nama lain Miri ini, masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Diduga kuat ia terlibat kasus pencurian tiga buah aki milik PT Vico di Marangkayu, 7 Agustus silam. 

Sekitar pukul 2 siang, Tim Reskrim Polsek Marangkayu dan Polsek Bengalon yang mendapat informasi langsung melakukan penangkapan.

Pria asal Bone ini didapati bersembunyi di sebuah pondok kebun karet milik warga bernama Sudirman. Berhasil diamankan, Miri rupanya tak sendiri.

Ia kepergok bersama perempuan bernama WP alias Tati. Perempuan tersebut merupakan anak di bawah umur yang dilaporkan hilang dari Desa Perangat Baru, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kukar sejak 11 September lalu.

"Pengembangan hilangnya anak di bawah umur ini dasar kami melakukan penyelidikan," jelas Kapolres Bontang AKBP Dedi Agustono didampingi Kasubbag Humas Iptu Suyono. 

Saat kasus ini dikembangkan, rupanya Miri tak beraksi sendiri saat mencuri. Nahas, saat upaya penangkapan pelaku lain, Miri mencoba melarikan diri. Polisi melepaskan tembakan terukur yang mengenai kaki kirinya. 

"Saat menunjukan alamat rumah pelaku lain dia berusaha kabur," ungkapnya. 

Sementara Suriansyah (33), pelaku lain berhasil ditangkap, Rabu (13/9) pukul 03.20 di dalam bekas musala Km 10 Desa Sebuntal, Marangkayu. 

Dari tangan Suriansyah, polisi mendapati barang bukti pencurian berupa tiga buah aki.

"Hasil pengembangan, Suriansyah diduga juga mengambil aki baterai sebanyak 42 buah bersama rekannya yang masih dalam pencarian di area Km 10 Desa Sebuntal," ujar kapolres.

Kepada keduanya, polisi akan mengenakan sanksi sesuai Pasal 363 (3) KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman 5 tahun penjara. 

Selain itu, kepada Miri, polisi juga mengenakan tambahan Pasal 332 KUHP tentang Membawa Lari Anak di Bawah Umur dengan ancaman tujuh tahun penjara.  

Reporter : Maulana    Editor : Fariz Fadhillah

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%


Comments

comments


Komentar: 0