21 September 2017
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!

Kopaska Lumpuhkan Teroris Pembajak Kapal MT Sangatta di Perairan Teluk Balikpapan


Kopaska Lumpuhkan Teroris Pembajak Kapal MT Sangatta di Perairan Teluk Balikpapan
Pemimpin teroris yang membajak kapal MT Sangatta akan dievakuasi Kopaska dengan teknik stabo saat LKO Koarmatim Jala Gebah 2017, Jumat (11/8). (Ekspos Kaltim/Benny).

EKSPOSKALTIM, Balikpapan - Perairan Teluk Balikpapan, Jumat (11/8) pagi mencekam. Sebuah kapal motor tanker (MT) Sangatta dibajak sekumpulan teroris bersenjata. 

Kapal yang memuat bahan bakar itu akan ditabrakkan ke Kilang Pertamina jika tuntutan uang dan membebaskan rekannya yang ditahan di rutan Balikpapan tidak dipenuhi.

Sebelumnya, MT Sangatta yang berlayar melintasi Selat Makassar didatangi beberapa speed boat dengan puluhan orang bersenjata laras panjang.

Kapten kapal yang mencurigai adanya indikasi penyerbuan mengirimkan distres signal yang diterima Radio Pantai Balikpapan dan diteruskan ke Mako Lanal Balikpapan.

Dalam waktu singkat, operasi disiapkan untuk melumpuhkan aksi para teroris. Pasukan elit TNI Angkatan Laut, Komando Pasukan Katak (Kopaska) dengan Rigid Hulled Inflatable Boat (RHIB) atau kapal cepat melakukan ship boarding, menaiki kapal sasaran menggunakan tangga tali dari lambung kanan belakang MT Sangatta.

Untuk mengalihkan perhatian para pembajak, kapal Patroli Keamanan Laut (Patkamla) Lanal Balikpapan melakukan manuver mengelilingi kapal sandera. Baku tembak pun terjadi.

Dengan senyap Pasukan Kopaska menaiki kapal dan melakukan penyisiran mencari keberadaan teroris.

Baku tembak jarak dekat terjadi di anjungan atas dan dek kapal. Tidak butuh waktu lama, beberapa teroris berhasil dilumpuhkan.

Setelah menguasai sebagian kapal, pasukan katak kembali menyusuri kompartemen kapal.

Tim penerjun tempur Kopaska juga diturunkan menambah kekuatan personel.
Melalui Cassa NC 212 U-615, 5 penerjun menyasar geladak heli untuk melakukan pendaratan.

Sebelumnya 5 personel Kopaska juga diturunkan melalui Heli BO HU-420 dengan teknis fast roping atau terjun menggunakan tali.

Sementara 4 KRI, yaitu KRI Lambung Mangkurat-374, KRI Hasan Basri-382, KRI Pandrong-801dan KRI Frans Kaisiepo-368 membuat formasi mengelilingi kapal sandera.
Petinggi para pembajak pun berhasil dievakuasi tim dengan teknik Stabilize Tactical Air Building Operation (Stabo) atau teknik turun dari ketinggian.

Operasi Stabo digunakan untuk mengevakuasi pasukan atau musuh keluar dari daerah sasaran musuh dengan cepat. Stabo dilakukan manakala helikopter sulit mendarat di daerah yang rawan.

Denpomal Lanal Balikpapan yang sudah siap siaga di dermaga Pelabuhan Semayang menerima teroris untuk segera dilakukan pengamanan.

Ketegangan tidak berhenti sampai di situ, simpatisan teroris yang berada di kerumunan dengan bom yang melekat di badan berteriak meminta rekan-rekannya dibebaskan.

Detonator bom yang dipegang di tangan berhasil dijatuhkan setelah penembak jitu menembak pergelangan tangan pelaku. 

Tim Gegana Brimob Polda Kaltim melakukan evakuasi dan menjinakkan bom.
Teroris dan anak buah kapal (ABK) yang terluka dievakuasi menggunakan KRI Pandrong. Tim

Skenario tersebut dijalankan apik dalam rangka Latihan Kesiapsiagaan Operasional (LKO) Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim) dengan sandi Jala Gebah 2017. 

Berbagai unsur terkait, seperti Polri, Basarnas, Pertamina, Palang Merah Indonesia, BPBD, Tagana, KSOP Balikpapan, Pelindo IV Balikpapan, terlibat dalam latihan yang disaksikan Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi, Wadirlantas Kodiklat TNI Marsma TNI Timbang Sembiring, Kepala Tim Penilai Brigjen TNI Awaludin, serta KS Armatim Laksmana TNI Ariawan.

Dansatgas Jala Gebah 2017 LKO Koarmatim Kolonel Laut (P) Slamet Hariono mengatakan, latihan tersebut merupakan uji rencana kontijensi Koarmatim dalam melaksanakan berbagai operasi, khususnya pembebasan sandera di perairan.

"Kita akan lakukan terus peningkatan kemampuan personel dan alutsista dalam mendukung operasi menjalankan tugas melindungi negara," katanya.
Kegiatan yang berlangsung selama setengah jam ditutup dengan parade kendaraan dan kapal yang terlibat.

 

Reporter : Benny Oktaryanto    Editor : Fariz Fadhillah

Apa Reaksi Anda ?

0%0%100%0%0%0%0%0%


Comments

comments


Komentar: 0