25 September 2018
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!
  • MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

400 Pekerja Asal Cina Akan ''Serbu'' Bontang


400 Pekerja Asal Cina Akan
ilustrasi (ist).

EKSPOSKALTIM, Bontang- Wacana akan masuknya Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Cina sebanyak 400 orang membuat pemerintah harus bekerja ekstra.  

Setelah ditemukannya pekerja asing tanpa izin (ilegal) beraktivitas di Bontang Lestari beberapa waktu lalu menuntut pemerintah lebih jeli.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DRPD) Bontang melalui Ketua Komisi I DPRD Bontang Agus Haris mengatakan, berangkat dari permasalahan yang ada, Tim Pengawasan Orang Asing (Tim Pora) Bontang harus bekerja maksimal demi menghadapi persaingan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

“Dengan kondisi Tim Pora yang saat ini beranggotakan hampir seluruh perwakilan OPD, masih bisa kecolongan terkait permasalahan tenaga kerja asing ini, sangat disayangkan. Dengan begitu, Tim Pora harus lebih solid dan bekerja ekstra lagi,” katanya saat memimpin rapat, Senin (3/4) kemarin.

Menghadapi MEA persiapan harus dilakukan sesegara mungkin. Bontang telah masuk dalam persaingan pasar bebas, hal itu tentu menjadi bahan pertimbangan bersama. Apalagi dalam waktu dekat akan banyak masuk TKA ke Kota Taman.

“Dengan dihapusnya syarat orang asing harus bisa berbahasa Indonesia oleh Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, ini akan membuat persaingan semakin bebas dan cenderung berat. Dengan begitu jangan sampai negara ini dikuasai oleh orang asing,” paparnya.

Kepala Bidang Hubungan Industrial, Dinas Tenaga Kerja dan Perizinan Kota Bontang Syaifullah membenarkan wacana tersebut. Ia menyebut akan ada sekitar 400 TKA akan masuk ke Bontang.

“PT Graha Power Kaltim berencana mendatangkan 400 TKA asal Cina, dan akan bekerja di lokasi pembangunan PLTU berkapasistas 2x100 Megawat di Bontang Lestari,” katanya, saat ditanya melalui hubungan seluler, Selasa (4/4) pagi.

Reporter : Slamet Riyadi    Editor : Benny Oktaryanto

Apa Reaksi Anda ?

2%1%0%1%4%13%2%80%


Comments

comments


Komentar: 0