18 Februari 2018
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!

MENGENAL SOSOK KASAT SABHARA POLRES BONTANG


MENGENAL SOSOK KASAT SABHARA POLRES BONTANG
Kepala Satuan Sabhara Polres Bontang Iptu Rusianto.

EKSPOSKALTIM, Bontang- Perjalanan panjang yang di lalui lelaki berpostur tubuh gagah, tinggi dan memiliki pembawaan yang tegas. Semasa remaja, selama 2 tahun ia hidup sebagai lelaki yang penuh kebingungan untuk mencari jati diri yang sesungguhnya. Dan kini ia telah berseragam coklat dan dipenuhi dengan kesibukan sehari-hari, dengan pangkat balok dua berwarna emas yang terpampang di pundaknya.

 

Lelaki kelahiran Kota Kesultanan Kutai Karta Negara, 23 Januari 1969 silam ini bernama lengkap Rusianto. Saat ini ia di tugaskan di Polres Bontang sebagai Kepala Satuan Sabhara Polres Bontang dan berpangkat Inspektur Polisi Satu. Tidak mudah untuk mencapai posisinnya saat ini, sebagai Kepala Satuan Sabhara Polres Bontang, semua butuh proses yang panjang.

 

Dua tahun setelah kelulusannya dari Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Tenggarong, pada tahun 1990 silam, ia mencoba mendaftar untuk menjadi polisi. Dua tahun berlangsung, di tahun 1991 ia berhasil lulus pendidikan sebagai Bintara melalui Sekolah Polisi Negara (SPN) Balikpapan, dan awal bertugas di Polisi Resort (Polres) Bontang sebagai anggota Sab Sabhara.

 

“Awal karier saya saat setelah lulus dari SMAN 2 Tenggarong, saya merasa bingung harus kemana, selama 2 tahun saya merasa tidak memiliki tujuan, setelah itu saya mencoba ikut Sekolah Polisi dan di tahun 1991 pun saya resmi menjadi polisi, saya ingat sekali untuk penugasan pertamakali saya di tempatkan di Polres Bontang sebagai Bintara remaja,” ungkap Pria yang memiliki pasangan hidup bernama Susanti, warga Kota Samarinda yang di karuniai dua orang anak ini kepada eksposkaltim saat ditemui di Kantor Polres Bontang, Jalan Ahmad Yani, KelurahanApi-api, Kecamatan Bontang Utara, Jumat (6/5/2016).

 

Waktu terus berjalan, ia merasakan pengalaman sebagai  Anggota Satuan Sabhara, mulai dari tahun 1992 hingga 2008. Kurang lebih selama 16 tahun, ia merasakan suka dalam menjalankan tugasnya sebagai pengayom masyarakat ke berbagai kota di Kalimantan Timur.

 

“Setahun di Bontang, kemudian saya dimutasi dengan tugas kedua saya di Polsek Sangkulirang, sebagai anggota Sat Sabhara Polsek Sangkulirang. setelah kurang lebih 12 tahun menjalani itu, saya pun dimutasi ke Polres Kutai Timur dan masih sebagai anggota Sab Sabhara, dan saat ini saya kembali bertugas di Bontang,” jelasnya.

 

Keinginannya untuk terus berkembang sangatlah besar, hingga di tahun 2011 ia mendaftar ke Sekolah Ilmu Polisi (SIP) dan menjalani pendidikan selama 7 bulan sebagai peralihan dari pangkat Bintara menjadi Perwira. Disitu lah awal jabatannya di mulai sebagai perwira.

 

“Tahun 2011 saya mengikuti SIP selama 7 bulan lamanya, kurang lebih 200 peserta yang mendaftar hanya 17 orang yang lolos untuk ikut dalam pendidikan ini, pengalaman ini lah membuat saya merasa ingin terus berkembang,” terangnya.

 

Seperti tak terbendung, setelah lolos dari pendidikan perwira, kariernya pun terus melonjak seiring dengan pengalaman yang ia dapat semasa jabatannya. Lelaki (47) ini, kini telah berada di puncak dengan menjabat sebagai Inspektur Polisi Satu, Kepala Satuan Sabhara Polres Bontang yang saat ini membawahi ratusan anggota.

 

“Setelah sekian tahun menjadi Pengayom masyarakat, ini pengalaman yang paling mengingatkan saya, lantaran harus memimpin Satuan Sabhara yang memiliki anggota yang banyak, dan harus mengetahui karakter masing-masing. Dan sampai saat ini itulah yang paling berkesan,” tutupnya.

 

 

 

 

 

Reporter : Yadi    Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%


Comments

comments


Komentar: 0